Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. (Anadolu Agency)
Gedung Putih: Trump Tak Pernah Sarankan Iran Serang Los Angeles dan San Diego
Willy Haryono • 7 October 2026 13:32
Washington: Gedung Putih membantah tuduhan Partai Demokrat bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyarankan Iran untuk “menghancurkan” kota-kota besar AS seperti Los Angeles dan San Diego.
Mengutip Channel News Asia, Rabu, 7 Oktober 2026, Gedung Putih mengklaim Trump kala itu hanya sedang membahas ancaman yang ditimbulkan Iran, dan menyebut polemik tersebut sebagai “kehebohan media” yang “tidak berdasarkan kenyataan."
“Dia dengan jelas menyatakan bahwa kota-kota di AS akan terancam jika Iran yang memiliki senjata nuklir tidak dihentikan,” ungkap Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung melalui X.
Akun Gedung Putih di X mempersoalkan judul media Los Angeles Times yang menyebut Trump menyarankan untuk “membiarkan Iran ‘menghancurkan’ Los Angeles dan San Diego."
“Tidak, dia tidak mengatakan itu. Dia mengatakan bahwa AS berjuang untuk menghentikan Iran agar tidak memiliki kemampuan menghancurkan LA dan San Diego dengan senjata nuklir, yang akan mereka lakukan jika memiliki kesempatan,” tulis Cheung.
Sebelumnya pernyataan Trump tersebut muncul setelah rekaman video Presiden AS saat menghadiri kampanye pemilu sela di Nebraska pada Senin menjadi viral. Dalam rekaman tersebut, Trump mengatakan kenaikan harga minyak akibat perang dengan Iran dapat dibenarkan demi mencegah Teheran memperoleh senjata nuklir.
“Mereka bisa menghancurkan sebuah kota. Biarkan mereka menghancurkan Los Angeles, biarkan mereka menghancurkan San Diego. Ini harga yang sangat kecil untuk dibayar, dan semuanya akan segera berakhir,” kata Trump.
Partai Demokrat, yang menguasai negara bagian California tempat Los Angeles dan San Diego berada, menuduh di X bahwa Presiden AS Donald Trump yang berusia 80 tahun mendorong Iran untuk menyerang kedua kota tersebut.
“Donald Trump kini mengatakan musuh asing kita harus ‘menghancurkan’ Los Angeles dan San Diego. Dia tidak terkendali dan berbahaya,” tutur Gubernur California Gavin Newsom.
“Penghancuran nuklir terhadap sebuah kota di Amerika bukanlah hal yang patut ditertawakan,” tulis Hakeem Jeffries, pemimpin minoritas Partai Demokrat di DPR AS. (Razaqa Hariz)