Kim Jong-un Tinjau Pembangunan Kapal Penjelajah Baru Berbobot 10 Ribu Ton

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un saat mengunjungi Galangan Kapal Nampho di pesisir barat Korea Utara pada Senin, 2 November 2026. (KCNA)

Kim Jong-un Tinjau Pembangunan Kapal Penjelajah Baru Berbobot 10 Ribu Ton

Willy Haryono • 4 November 2026 17:04

Seoul: Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un meninjau pembangunan kapal perang yang diyakini sebagai kapal penjelajah terbaru negara tersebut, seraya menyerukan modernisasi galangan kapal guna memperkuat angkatan laut Korea Utara, menurut laporan kantor berita pemerintah KCNA, Rabu, 4 November 2026.

Kim memberikan arahan langsung saat mengunjungi Galangan Kapal Nampho di pesisir barat Korea Utara pada Senin.

Menurut KCNA, ia menekankan pentingnya meningkatkan kapasitas galangan kapal yang sudah ada dan mengoptimalkan operasionalnya untuk mengembangkan industri maritim serta mengamankan wilayah perairan negara tersebut.

KCNA melaporkan Kim meninjau pembangunan kapal perang baru yang ukurannya disebut "jauh lebih besar dibandingkan kapal perusak yang dibangun tahun lalu."

Korea Utara saat ini tengah membangun kapal perusak kelas Choe Hyon ketiga sebagai bagian dari rencana pengembangan pertahanan lima tahun di bawah kepemimpinan Kim. Rencana tersebut menargetkan pembangunan dua kapal perang permukaan setiap tahun.

Foto-foto yang dirilis KCNA memperlihatkan Kim bersama sejumlah pejabat berada di dekat bagian bawah lambung kapal yang ditopang balok-balok penyangga berukuran sangat besar, bahkan lebih tinggi daripada tubuh mereka.

Analisis Korea Defense and Security Forum menyebut foto tersebut merupakan gambar pertama yang dipublikasikan mengenai pembangunan kapal penjelajah berbobot 10.000 ton.

Lembaga kajian yang berbasis di Seoul itu memperkirakan kapal tersebut akan dilengkapi sejumlah besar rudal jelajah, sehingga mampu menyerang sasaran di permukaan dari jarak yang lebih jauh.

Nampho merupakan salah satu galangan kapal utama Korea Utara. Negara tersebut sebelumnya juga membangun sebuah kapal perusak di fasilitas itu. Citra satelit yang dipublikasikan pada Oktober menunjukkan galangan kapal tersebut tengah mengalami perluasan besar-besaran.

Dalam beberapa bulan terakhir, Korea Utara juga terus mengembangkan kemampuan rudal angkatan lautnya, termasuk melalui serangkaian uji coba rudal antikapal.

Pada Juli, Kim menyaksikan uji peluncuran rudal jelajah strategis serta evaluasi sistem antikapal di atas sebuah kapal perusak. Sementara itu, pada April, Korea Utara menguji rudal antikapal untuk menilai efektivitas kapal perusaknya. (Razaqa Hariz)

Baca juga: Kim Yo-jong Isyaratkan Korea Utara Tak Berminat Dialog dengan AS

(Willy Haryono)