Kolaborasi Anime Jadi Strategi Ritel Tarik Minat Generasi Muda

Head of Food Service, Marketing, dan Business Development FamilyMart Indonesia, Laurence Alifen. Istimewa

Kolaborasi Anime Jadi Strategi Ritel Tarik Minat Generasi Muda

Whisnu Mardiansyah • 14 October 2026 22:17

Jakarta: Penggemar anime Jujutsu Kaisen di Indonesia kini memiliki kesempatan untuk menemukan beragam merchandise yang menampilkan karakter dari serial tersebut melalui kolaborasi dengan jaringan minimarket FamilyMart. Kolaborasi ini mencakup sejumlah produk koleksi yang terinspirasi dari beberapa bagian cerita Jujutsu Kaisen.

Ada tiga judul yang menjadi bagian dari kolaborasi tersebut, yakni Hidden Inventory/Premature Death, Shibuya Incident, dan The Culling Game Part 1. Masing-masing menghadirkan produk dengan desain karakter berbeda, sehingga penggemar dapat menemukan koleksi yang sesuai dengan ketertarikan mereka.

Head of Food Service, Marketing, dan Business Development FamilyMart Indonesia, Laurence Alifen, menjelaskan kolaborasi tersebut mencakup pendekatan visual yang berbeda untuk setiap judul. Mulai dari Hidden Inventory/Premature Death, Shibuya Incident dan The Culling Game part 1. 

"Untuk Hidden Inventory/Premature Death & Shibuya Incident, kami menyuguhkan sisi yang berbeda dari setiap karakter. Kami memilih aset-aset yang karakternya lebih casual dan unik. Sedangkan untuk title The Culling Game part 1. Kami menjadi brand pertama di Indonesia yang bekerja sama dengan title ini," kata Laurence Alifen dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 14 Oktober 2026.
 


Pilihan merchandise dalam kolaborasi ini meliputi gelas, stiker, kartu foto, tas jinjing, standee, gantungan kunci, pin, dan sejumlah barang koleksi lainnya. Produk-produk tersebut menawarkan cara berbeda bagi penggemar untuk mengoleksi visual karakter dari anime yang mereka ikuti.

Selain menghadirkan produk bertema Jujutsu Kaisen, pihaknya juga menyiapkan dekorasi bertema anime tersebut di 40 gerainya. Kehadiran dekorasi ini membuat kolaborasi tidak hanya terlihat pada barang koleksi, tetapi juga pada tampilan sejumlah lokasi gerai.

Antusiasme penggemar turut terlihat dari tanggapan salah satu pelanggan yang mengetahui kolaborasi tersebut. Dira, 29 tahun, seorang karyawan swasta, mengaku telah menantikan kolaborasi dengan Jujutsu Kaisen.

Kolaborasi dengan Jujutsu Kaisen melanjutkan kerja sama sebelumnya dengan sejumlah judul anime lain. Sebelumnya, jaringan minimarket tersebut pernah menghadirkan kolaborasi dengan Demon Slayer pada 2025 dan Crayon Shinchanpada kuartal III 2026.

CEO FamilyMart Indonesia, Wirry Tjandra, menyebut kolaborasi dengan berbagai judul anime merupakan bagian dari upaya menghadirkan pengalaman berbeda. Ia ingin convenience store menjadi community hub untuk seluruh penggemar anime. 

"Kami selalu menyediakan kolaborasi-kolaborasi baru yang tentu bisa membuat para customer punya experience baru. Setelah sama Demon Slayer tahun lalu dan Crayon Shinchan di kuartal tiga tahun ini, dengan respons yang luar biasa," kata Wirry.

FamilyMart merupakan jaringan minimarket yang berdiri di Jepang pada 1973 dan memiliki lebih dari 23.000 gerai di berbagai negara. Di Indonesia, jaringan tersebut mengoperasikan lebih dari 580 gerai di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi, Bogor, Serang, Bandung, Surabaya, Malang, Sidoarjo, dan Gresik.

(Whisnu M)