Gunung Merapi Alami 52 Kali Gempa Vulkanik dalam Sepekan Ini

Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran. (Metro TV/ Lorien Nurajay Oxa)

Gunung Merapi Alami 52 Kali Gempa Vulkanik dalam Sepekan Ini

Agus Utantoro • 9 October 2026 20:31

Yogyakarta: Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mencatat ribuan gempa terjadi di kawasan puncak Gunung Merapi. Total ada 1.071 gempa selama sepekan, mulai Jumat, 2 Oktober, hingga Kamis, 8 Oktober 2026.

Kepala BPPTKG Yogyakarta Agus Budi Santosa menyebutkan gempa yang terjadi didominasi jenis gempa Fase Banyak atau *Multi Phase*, tercatat sebanyak 533 kali. Kemudian, disusul 483 kali gempa guguran.

"Gempa lainnya adalah gempa vulkanik dangkal sebanyak 52 kali dan Tremor 3 kali," kata Agus di Yogyakarta, Jumat, 9 Oktober 2026.

Dia menjelaskan, dalam kurun waktu tersebut, tercatat 40 kali guguran lava dengan jarak luncur mencapai 2.500 meter. Sementara itu, asap yang keluar mencapai ketinggian 10 hingga 150 meter dengan tekanan lemah.

Petugas Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Magelang menunjukkan gambar erupsi Gunung Merapi. (Metro TV/ Lorien Nurajay Oxa)

Volume kubah lava barat daya mencapai 4.182.700 meter kubik dan kubah lava tengah 2.369.600 meter kubik. Ia menambahkan, selama sepekan tidak terjadi awan panas guguran. Namun, dari 1 Januari hingga 8 Oktober 2026, tercatat awan panas guguran sebanyak 122 kali.

"Status masih dipertahankan pada status siaga," ujar dia.

(Lukman Diah Sari)