Jamu Sultan Oman, Raja Charles Mengutip Hadist Nabi

Raja Charles III menjamu Sultan Oman Haitham bin Tariq dalam makan malam kenegaraan. Foto: BBC

Jamu Sultan Oman, Raja Charles Mengutip Hadist Nabi

Fajar Nugraha • 22 October 2026 07:36

London: Raja Charles III mengutip ucapan Nabi Muhammad SAW dalam bahasa Arab untuk memuji rakyat Oman.

Hadi dalam bahasa Arab dilontarkan Raja Charles saat menjamu Sultan Oman, Haitham bin Tariq, dalam sebuah perjamuan kenegaraan di Kastel Windsor.

Sultan Haitham bin Tariq, yang tengah melakukan kunjungan kenegaraan selama tiga hari ke Inggris -,kunjungan pertama dalam 44 tahun terakhir,- disambut oleh Raja Charles dan Ratu Camilla pada Selasa 21 Oktober 2026.

Pada malam harinya, Raja dan Ratu menggelar perjamuan kenegaraan untuk sang Sultan di Kastel Windsor. Dalam kesempatan tersebut, Raja Inggris itu mengutip ucapan Nabi Muhammad saat memuji rakyat Oman, dengan mengatakan:

"Jika Anda mendatangi penduduk Oman, mereka tidak akan mencaci maupun memukul Anda,” ujar Raja Charles, seperti dikutip dari Anadolu, Kamis 22 Oktober 2026.

Klip video yang menampilkan Raja Charles melafalkan hadis tersebut dalam bahasa Arab kini viral di media sosial.

Dalam pidatonya, Raja Charles menyoroti kemitraan jangka panjang antara Inggris dan Oman, serta pentingnya upaya Oman dalam membangun jembatan komunikasi di tengah masa konflik.

"Tidak ada simbol keberhasilan yang lebih membahagiakan daripada hubungan yang terus hidup dan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya," tambah Raja Charles.

Mitra penting

Oman merupakan mitra penting bagi Inggris di Timur Tengah dan salah satu negara yang terletak di sepanjang Selat Hormuz. Penyambutan istimewa dengan karpet merah pun digelar untuk Sultan Haitham bin Tariq Al Said.

Dalam pidatonya di perjamuan tersebut, Raja Charles memuji "upaya mulia" Oman dalam menjaga agar salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia tetap terbuka.

Sembari menikmati hidangan makan malam berupa burung pegar dan buah quince, Raja Charles juga memuji peran mediasi diplomatik Oman dalam konflik dengan Iran, yang bertujuan untuk menemukan "titik temu di antara pihak-pihak yang berselisih".

Raja Charles, Ratu Camilla, Pangeran William beserta Catherine, dan Putri Anne turut hadir mewakili keluarga kerajaan dalam kunjungan kenegaraan di Kastel Windsor tersebut.

Perjamuan kenegaraan ini juga dihadiri oleh Perdana Menteri Andy Burnham, yang duduk di samping akademisi sekaligus novelis asal Oman, Jokha Alharthi. Meja tersebut dipenuhi dengan tempat lilin yang rumit serta berbagai dekorasi yang berkilau, setiap tempat duduk dilengkapi dengan lima gelas, bahkan pada permukaan garam pun terdapat cetakan lambang Raja Charles.

Musim panas yang terik menghasilkan panen buah delima yang melimpah di kebun Kastil Windsor, dan buah-buahan tersebut diletakkan di atas meja bersanding dengan dekorasi bunga.

Dalam pidatonya di hadapan 160 tamu ,yang disampaikan dalam bahasa Inggris dengan menyisipkan beberapa kutipan dalam bahasa Arab Sang Raja mengungkapkan rasa senangnya karena putranya, Pangeran William, telah terlibat dalam sebuah proyek ekspedisi bersama putra Sultan.

"Mungkin hanya ada sedikit simbol keberhasilan yang lebih membahagiakan daripada hubungan nyata yang terus berlanjut dari satu generasi ke generasi berikutnya," pungkas Sang Raja.

(Fajar Nugraha)