Pertandingan pencak silat di ajang Porprov Jawa Tengah XXVII, merengut nyawa atlet Kota Semarang Ayudiah Rivana Tridiandinata. (Foto: KONI Semarang)
Atlet Pencak Silat Asal Semarang Meninggal usai Tanding di Porprov Jateng
Akhmad Safuan • 28 October 2026 13:35
Semarang: Kabar duka datang dari ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XXVII 2026. Atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinata, 20, meninggal dunia pada Rabu, 28 Oktober 2026, setelah mengalami cedera saat bertanding pada babak perempat final melawan atlet Kabupaten Batang.
Koordinator Pelatih Pencak Silat Porprov Kota Semarang, Nurfaqih, mengaku terkejut atas kabar meninggalnya Ayudiah. Pihaknya masih menelusuri penyebab kematian atlet tersebut setelah menjalani perawatan medis.
"Kami sangat terkejut dan berduka cita atas meninggalnya Ayudiah Rivana Tridiandinata, kami masih menelusuri penyebab wafatnya atlet kami setelah laga di Porprov Jawa Tengah, " kata Koordinator Pelatih Pencak Silat Porprov Kota Semarang Nurfaqih, Rabu, 28 Oktober 2026.
Meninggalnya Ayudiah menambah duka dalam pelaksanaan Porprov Jawa Tengah XXVII 2026. Sebelumnya, atlet selam kontingen Kabupaten Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, juga meninggal dunia saat mengikuti perlombaan.
Nurfaqih menjelaskan, cedera yang dialami Ayudiah bermula ketika ia bertanding pada babak perempat final melawan atlet Kabupaten Batang di Gelanggang Olahraga (GOR) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Senin, 26 Oktober 2026. Dalam pertandingan tersebut, jari tengah Ayudiah terkena tendangan hingga mengalami luka dan mengeluarkan darah.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan ruas jari tengah Ayudiah mengalami cedera dan pergeseran tulang. Meski demikian, hasil rontgen tidak menunjukkan adanya patah tulang. Ayudiah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Primaya untuk memperoleh penanganan medis lebih lanjut.
Taekwondo siswa sekolah rakyat. Foto: Bakom RI
Pada Selasa, 27 Oktober 2026, Ayudiah menjalani operasi sekitar pukul 18.00 WIB. Menurut Nurfaqih, orang tua Ayudiah mengabarkan sekitar pukul 19.30 WIB operasi telah selesai dan berjalan lancar tanpa menunjukkan adanya masalah.
Namun, kabar duka kembali datang pada Rabu pagi, 28 Oktober 2026. Nurfaqih menerima informasi dari ayah Ayudiah mengenai meninggalnya atlet tersebut. Ia menyebut Ayudiah sebelumnya diketahui dalam kondisi sehat dan tidak diketahui memiliki penyakit bawaan.
"Saya belum tahu pasti penyebab meninggalnya Ayudiah," imbuhnya.