Kebakaran Lahan Landa Majene Sulbar, BNPB Pastikan Tanpa Korban Jiwa

(Istimewa)

Kebakaran Lahan Landa Majene Sulbar, BNPB Pastikan Tanpa Korban Jiwa

Lukman Diah Sari • 30 September 2026 14:20

Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda satu kelurahan di Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat. Peristiwa karhutla terjadi pada Selasa, 29 September 2026, di Kelurahan Totoli.

"Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat bersama unsur terkait lainnya berhasil memadamkan kobaran api pada hari itu," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam keterangan resmi, Rabu, 30 September 2026. 

Berton menyampaikan lahan terdampak karhutla seluas 3 hektare. Dia memastikan, berdasarkan laporan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini.

BNPB, kata Berton, masih terus melakukan pengendalian dan penanganan karhutla di enam provinsi prioritas, yaitu Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Pemadaman dikoordinasikan oleh pemerintah daerah setempat yang didukung BNPB, TNI, Polri, dan kementerian/lembaga terkait.

Merespons bencana asap akibat karhutla, BNPB meminta seluruh pemerintah daerah dan masyarakat untuk selalu siap siaga dan waspada. Masyarakat memiliki peran penting dalam pengawasan wilayah maupun penyampaian dini kepada petugas berwenang, seperti BPBD.

Ilustrasi. Kebakaran Gunung Saukang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Senin, 7 September 2026. Dokumentasi/ istimewa.

Menghadapi ancaman karhutla di puncak musim kemarau, BNPB memantau tingkat kemudahan terbakar di lapisan atas permukaan tanah di beberapa tempat yang masih berada pada kategori mudah hingga sangat mudah terbakar, khususnya di sebagian besar wilayah Sulawesi dan Jawa. Beberapa kepulauan juga terpantau pada kategori tersebut.

Dalam pengendalian dan penanganan karhutla, tindakan dini untuk mencegah api meluas merupakan langkah paling efektif. BNPB mengimbau berbagai pihak turut berkontribusi dalam menjaga dan memelihara lingkungan sekitar agar terbebas dari bencana asap

(Lukman Diah Sari)