BMKG Catat 9.022 Gempa Bumi di NTT Sepanjang September 2026

Ilustrasi, kondisi kerusakan rumah yang terdampak gempa M 7,7 Flores di Desa Peoza Karamba, NTT. Foto: dok BNPB.

BMKG Catat 9.022 Gempa Bumi di NTT Sepanjang September 2026

Lukman Diah Sari • 1 October 2026 12:57

Kupang: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sejumlah peristiwa bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) periode September 2026. Menurut data Stasiun Geofisika (Stageof) Kupang, tercatat lebih dari 9 ribu kejadian gempa bumi.

"Telah tercatat sebanyak 9.022 kejadian gempa bumi dan 51 kejadian gempa bumi dirasakan," ujar Stageof Kupang, Kamis, 1 Oktober 2026.

Menurut BMKG, gempa bumi periode September 2026 didominasi oleh gempa bumi magnitudo kecil (M<4,0) sebanyak 8.965 kejadian. Sementara berkedalaman dangkal (D<60 km) sebanyak 8.845 kejadian.

"Kejadian gempa bumi di laut sebanyak 6.894 kejadian dan di darat sebanyak 2.128 kejadian," jelas BMKG.

(Stageof Kupang) 

Berdasarkan data, frekuensi tertinggi terjadi pada 1 September 2026 dengan total kejadian gempa bumi sebanyak 459 gempa bumi. Sementara itu, kejadian gempa bumi paling banyak terjadi di Pulau Flores.

"Ada 8.521 kejadian," ucap BMKG.

Sebelumnya, pada 15 Agustus 2026, NTT sempat diguncang gempa M7,7 dengan total 156 korban jiwa. Wilayah terdampak meliputi 7 kabupaten yaitu Nagekeo, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Manggarai, Ngada, Ende, dan Sikka.

(Lukman Diah Sari)