Kebersamaan Cristiano Ronaldo dengan Karim Benzema. (FRANCK FIFE / POOL / AFP)
Hati-hati Ronaldo dan Benzema! Klub Arab Punya Rekam Jejak Buruk Soal Bayar Gaji
Medcom • 14 June 2023 02:03
Riyadh: Sepak bola Arab Saudi tengah jadi perbincangan dunia dalam dua musim terakhir. Mereka disorot karena "kegilaan" dalam mendatangkan pemain-pemain kelas dunia.
Cristiano Ronaldo menjadi pioneer dalam upaya Arab Saudi meningkatkan kompetisi sepak bolanya. Megabintang Portugal itu direkrut Al Nassr pada akhir tahun 2022 dengan bayaran 200 juta Euro (3,3 triliun) per tahun.
Dan baru-baru ini, mantan rekan setim Ronaldo di Real Madrid, Karim Benzema juga kepincut untuk mereguk cuan dari para sultan Arab. Benzema direkrut Al Ittihad dengan mahar yang sama dengan Ronaldo, yakni 200 juta Euro pertahun. Benzema dikontrak selama tiga musim oleh klub jawara Liga Arab Saudi 2022/2023 tersebut.
Jumlah gaji yang diterima Ronaldo dan Benzema sangat fantastis. Gaji mereka bahkan berkali-kali lipat dari para pemain bintang yang saat ini bermain di kompetisi terbaik Eropa. Erling Haaland misalnya. Bomber yang baru saja mengantarkan Manchester City merebut trofi Liga Champions 2022/2023, hanya menerima gaji 20 juta poundsterling (Rp365M) per tahunnya.
Selain Ronaldo dan Benzema, beberapa pemain bintang lain seperti N'Golo Kante, Kalidou Koulibaly dan Pierre Emerick Aubameyang juga tengah dikaitkan ke Liga Arab. Tentunya dengan iming-iming gaji selangit.
Namun, untuk para pemain yang berencana akan melanjutkan karier di Liga Arab Saudi disarankan lebih waspada. Pasalnya, klub-klub yang berlaga di Liga Arab Saudi memiliki rekam jejak yang buruk terkait pembayaran gaji pemain.
Asosiasi pesepak bola profesional (FIFPRO) yang menangani 65.000 pemain di seluruh dunia, mengatakan bahwa "gaji yang tidak dibayar" telah menjadi "masalah yang berulang" di Arab Saudi.
Menurut data The Athletics, ada lebih dari 50 kasus tunggakan gaji yang melibatkan klub dari Saudi. Salah satu pemain yang sempat jadi korban adalah Lewis Grabban, mantan pemain Nottingham Forest dan Bournemouth.
Pada Agustus 2022, Grabban direkrut Al Ahli dari Nottingham Forest dengan kontrak satu tahun. Sayangnya, setelah tiga bulan bermain, Al Ahli memutus kontrak Grabban tanpa memberikan kompensasi apapun, seperti biaya transfer dan gaji selama dua bulan.
Grabban kemudian menuntut kompensasi sebesar 2,2 juta poundsterling, hingga akhirnya pihak pengadilan memutuskan Al Ahli bersalah dan harus membayar 500 ribu dollar AS sebagai kompensasi gaji dan 700 ribu dollar AS untuk pelanggaran kontrak terhadap Grabban.
Al Ahli bukan satu-satunya klub yang sempat mengalami masalah penunggakan gaji. Klub Ronaldo saat ini, Al Nassr juga sempat terjerat masalah sama.
Pada November lalu, Al Nassr juga harus membayar kompensasi kepada gelandang Brasil, Petros sebesar 2,5 juta dollar AS karena tunggakan gaji selama periode kariernya di Al Nassr pada 2018 hingga 2021.
Nah, apakah kasus tunggakan gaji ini juga akan dialami Ronaldo, Benzema dan beberapa pemain lain yang ikut berlaga di Liga Arab Saudi?
Sebagai informasi tambahan, saat ini klub-klub besar Arab Saudi seperti Al Ittihad, Al Ahli, Al Nassr dan Al Hilal memiliki dana tak terbatas untuk merekrut pemain-pemain besar karena mendapatkan suntikan dari Dana Investasi Publik Arab Saudi yang memiliki 80% saham di Newcastle United. (Friko Simanjuntak/sportbible)