Banyak Kontroversi, Trump Pecat Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem

Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem. Foto: Anadolu

Banyak Kontroversi, Trump Pecat Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem

Fajar Nugraha • 6 March 2026 11:18

Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memecat Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem setelah mendapat kritik atas kepemimpinannya.

Salah satu isu yang menjadi masalah termasuk dalam penanganan kebijakan pengetatan imigrasi dan respons bencana. Pengumuman pemecatan disampaikan Trump melalui media sosial pada Kamis, 5 Februari 2026, waktu setempat.

Trump menyatakan akan mencalonkan Senator Partai Republik dari Oklahoma, Markwayne Mullin, sebagai pengganti Noem. Pengumuman itu muncul dua hari setelah Noem menghadapi pertanyaan keras dari anggota Partai Republik dan Demokrat dalam sidang di Kongres.

Trump mengatakan Noem akan ditugaskan sebagai utusan khusus untuk inisiatif keamanan bernama “The Shield of the Americas” yang berfokus pada kawasan Belahan Barat.

Namun saat tampil dalam acara Departemen Keamanan Dalam Negeri, Noem tidak menyinggung pemecatannya dan hanya membacakan pernyataan resmi yang menegaskan pesan Trump dalam pidato kenegaraan sebelumnya.

Noem menjadi pejabat kabinet pertama yang meninggalkan jabatan pada masa jabatan kedua Trump. Masa jabatannya diwarnai kontroversi terkait kebijakan penegakan imigrasi yang memicu protes publik dan gugatan hukum.

Posisi Noem semakin terancam setelah sidang di Kongres pekan ini yang memunculkan kritik tajam, termasuk dari anggota Partai Republik. Salah satu sorotan adalah kampanye iklan senilai USD220 juta yang menampilkan Noem dan mengajak imigran ilegal untuk meninggalkan negara secara sukarela.

Noem mengatakan kepada anggota parlemen bahwa Trump telah mengetahui kampanye tersebut sebelumnya. Namun Trump membantahnya dalam wawancara dengan Reuters dengan mengatakan, “Saya tidak pernah mengetahui apa pun tentang itu.”

Dilansir dari media The New Daily, iklan tersebut menampilkan Noem secara menonjol, termasuk adegan dirinya menunggang kuda di Mount Rushmore di negara bagian asalnya, South Dakota. Ia juga menghadapi kritik setelah dua demonstran tewas ditembak petugas penegak imigrasi di Minneapolis.

Selain isu imigrasi, Noem dikritik atas penggunaan anggaran miliaran dolar yang dialokasikan Kongres serta lambatnya penyaluran dana darurat melalui Federal Emergency Management Agency. Kritik juga muncul terkait respons pemerintah terhadap sejumlah bencana.

Trump menunjuk Mullin sebagai calon pengganti, tetapi ia masih harus mendapatkan persetujuan dari Senat Amerika Serikat. Berdasarkan aturan federal, Mullin dapat menjabat sebagai pelaksana tugas Menteri Keamanan Dalam Negeri selama proses pencalonannya masih berlangsung.

(Keysa Qanita)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)