Gunung Anak Krakatau, dok: BNPB
11 Gunung Api Indonesia Tercatat Erupsi Sepanjang 2026, Ini Daftarnya
Putri Purnama Sari • 10 September 2026 09:27
Jakarta: Indonesia merupakan salah satu negara dengan aktivitas gunung api yang cukup tinggi. Kondisi ini tidak terlepas dari posisi Indonesia yang berada di jalur Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire.
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat sebanyak 11 gunung api aktif mengalami erupsi sepanjang 2026. Data tersebut mencakup periode 1 Januari hingga 7 September 2026.
Dari 11 gunung api tersebut, beberapa di antaranya berada pada Level III (Siaga) dan Level II (Waspada). Status tersebut menunjukkan adanya aktivitas vulkanik yang perlu terus dipantau dan diwaspadai masyarakat.
Daftar Gunung Api yang Mengalami Erupsi pada 2026
Tampilan foto udara erupsi Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, Sabtu (5/9/2026). ANTARA/HO-Badan Geologi KESDM/aa.
Berikut daftar gunung api aktif yang tercatat mengalami erupsi atau kejadian vulkanik sepanjang 2026 berdasarkan data Badan Geologi:
1. Gunung Anak Krakatau
Gunung Anak Krakatau berada pada Level III (Siaga). Sepanjang periode 1 Januari hingga 7 September 2026, gunung api ini tercatat mengalami 243 kali erupsi atau letusan.
2. Gunung Lewotobi Laki-Laki
Gunung Lewotobi Laki-Laki juga berstatus Level III (Siaga). Badan Geologi mencatat sebanyak 790 kali erupsi atau letusan selama periode tersebut.
3. Gunung Semeru
Gunung Semeru berstatus Level III (Siaga). Aktivitas erupsi gunung api ini tercatat sangat tinggi, yakni mencapai 20.326 kali erupsi atau letusan. Selain itu, tercatat 55 kali kejadian awan panas dari Gunung Semeru.
4. Gunung Merapi
Gunung Merapi berada pada Level III (Siaga). Data Badan Geologi mencatat sebanyak 115 kali kejadian awan panas selama periode pengamatan.
5. Gunung Sinabung
Gunung Sinabung tercatat mengalami 2 kali erupsi atau letusan sepanjang periode 1 Januari hingga 7 September 2026.
Gunung Api Berstatus Level II Waspada

Dok: Instagram @badan.geologi
Selain gunung api yang berstatus Siaga, terdapat enam gunung api lainnya yang berada pada Level II (Waspada) dan tercatat mengalami erupsi.
6. Gunung Ili Lewotolok
Gunung Ili Lewotolok tercatat mengalami 24.442 kali erupsi atau letusan.
7. Gunung Ibu
Gunung Ibu tercatat mengalami 25.556 kali erupsi atau letusan sepanjang periode pengamatan.
8. Gunung Dukono
Gunung Dukono mengalami 8.216 kali erupsi atau letusan berdasarkan data Badan Geologi.
9. Gunung Marapi
Gunung Marapi tercatat mengalami 51 kali erupsi atau letusan.
10. Gunung Dempo
Gunung Dempo tercatat mengalami 3 kali erupsi atau letusan sepanjang periode 1 Januari hingga 7 September 2026.
11. Gunung Karangetang
Gunung Karangetang tercatat mengalami 1 kali erupsi atau letusan selama periode pengamatan.
Status Gunung api Indonesia
Badan Geologi membagi status aktivitas gunung api berdasarkan tingkat aktivitas dan potensi bahayanya.
Level III (Siaga) menunjukkan adanya peningkatan aktivitas vulkanik dan potensi erupsi yang lebih tinggi. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan serta mengikuti rekomendasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Sementara itu, Level II (Waspada) menunjukkan adanya peningkatan aktivitas gunung api. Masyarakat diimbau tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas di zona yang berpotensi membahayakan.
Dengan adanya aktivitas vulkanik di sejumlah wilayah, masyarakat di sekitar gunung api diimbau tidak panik, tetapi tetap mengikuti informasi dan rekomendasi resmi dari Badan Geologi atau PVMBG.