Korea Utara Uji Coba Rudal Jelajah hingga Drone Serang dalam Latihan Terbaru

Korea Utara menggelar uji coba rudal balistik, rudal jelajah, drone serang dan artileri jarak jauh. (KCNA)

Korea Utara Uji Coba Rudal Jelajah hingga Drone Serang dalam Latihan Terbaru

Willy Haryono • 14 September 2026 09:47

Pyongyang: Korea Utara menggelar latihan dengan amunisi sungguhan (live-fire) untuk menguji kemampuan unit artileri jarak jauh dan rudal militernya, menurut laporan media pemerintah Korea Utara, KCNA, Senin, 14 September 2026.

Latihan yang disebut “latihan serangan daya tembak gabungan” tersebut digelar pada Sabtu, dan melibatkan lima unit militer Korea Utara.

KCNA melaporkan sejumlah sistem persenjataan diuji dalam latihan tersebut, termasuk berbagai jenis drone serang, rudal jelajah taktis, rudal balistik taktis, serta peluncur roket multipel berkaliber besar.

Media tersebut menyebut latihan bertujuan meningkatkan moral pasukan sekaligus memperkuat kemampuan tempur mereka.

Seorang pejabat direktorat artileri yang dikutip KCNA mengatakan latihan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan pasukan sehingga dapat “sepenuhnya melumpuhkan musuh” kapan pun mendapat perintah.

Laporan tersebut tidak menyebutkan secara spesifik lokasi latihan maupun jumlah senjata yang diluncurkan.

Korut Luncurkan Rudal ke Laut

Di hari yang sama, Kepala Staf Gabungan Korea Selatan (JCS) mengatakan Korea Utara telah meluncurkan sejumlah rudal balistik jarak pendek menuju perairan di lepas pantai timurnya.

Peluncuran tersebut kemudian diikuti latihan militer bersama antara Korea Selatan, Jepang, dan Amerika Serikat. Latihan tiga negara tersebut berlangsung di tengah meningkatnya aktivitas militer di Semenanjung Korea.

Korea Utara selama ini mengecam latihan militer gabungan Korea Selatan dan AS sebagai latihan untuk mempersiapkan serangan terhadap negaranya. Sebaliknya, Seoul dan Washington menyatakan latihan bersama diperlukan untuk menjaga kesiapan pertahanan menghadapi ancaman dari Pyongyang.

Latihan terbaru Korea Utara juga menunjukkan upaya negara tersebut untuk mempertahankan dan mengembangkan kemampuan serangan jarak jauh, termasuk kombinasi rudal balistik, rudal jelajah, drone, dan sistem artileri.

Baca juga: Korea Utara Resmikan Kapal Perusak Baru Berkemampuan Nuklir Kang Kon

(Willy Haryono)