Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. Foto: AFP PHOTO/Adrian Dennis.
Harapan Juara Masih Ada, Ini Skenario City Geser Arsenal dari Puncak!
Dhika Kusuma Winata • 14 May 2026 08:58
Jakarta: Manchester City belum menyerah dalam perburuan gelar Liga Primer Inggris. Kemenangan meyakinkan 3-0 atas Crystal Palace membuat pasukan Pep Guardiola terus menempel Arsenal di puncak klasemen dengan selisih hanya dua poin dan dua laga tersisa.
City kini mengoleksi 77 poin sedangkan Arsenal masih memimpin dengan 79 angka. Persaingan juara pun dipastikan berlangsung hingga pekan-pekan terakhir.
Namun, Guardiola sadar nasib timnya tidak sepenuhnya berada di tangan sendiri. City wajib menyapu bersih dua pertandingan sisa sambil berharap Arsenal terpeleset.
Jika Arsenal mampu memenangi dua laga terakhir, maka gelar otomatis menjadi milik The Gunners tanpa memandang hasil City. Sebaliknya, peluang City akan terbuka lebar apabila Arsenal kehilangan poin, baik imbang maupun kalah.
Skenarionya, bila Arsenal bermain imbang melawan Burnley pekan depan, City bisa merebut puncak klasemen andaikan mengalahkan Bournemouth sehari setelahnya. City juga berpeluang juara jika Arsenal kalah di salah satu dari dua laga tersisa dengan syarat Erling Haaland dan kolega menyapu bersih enam poin.
Pada pekan terakhir, Arsenal dijadwalkan bertandang ke markas Crystal Palace sedangkan City menjamu Aston Villa di Etihad. Guardiola mengatakan tugas timnya sekarang hanyalah terus menjaga peluang tetap hidup sampai akhir musim.
“Kami hanya mencoba tetap hidup sampai pertandingan berikutnya melawan Bournemouth. Sekarang fokus kami ke final,” kata Guardiola merujuk laga final Piala FA kontra Chelsea akhir pekan ini dikutip dari Media Indonesia.
City memang tampil solid saat membungkam Palace. Antoine Semenyo membuka skor lewat assist Phil Foden sebelum Omar Marmoush menggandakan keunggulan, lagi-lagi dari kreasi Foden. Savinho kemudian menutup kemenangan lewat gol pada menit-menit akhir.

Manchester City. Foto: Pixabay.
Guardiola mengakui Palace memberikan perlawanan menyulitkan. Meski demikian, mantan pelatih Barcelona dan Bayern Muenchen itu tetap menilai Arsenal masih berada di posisi terdepan dalam perebutan gelar.
“Itu tergantung mereka (Arsenal). Kalau mereka memenangi dua pertandingan, tidak ada lagi yang bisa dibicarakan. Yang bisa kami lakukan hanya tetap berada di sana kalau sewaktu-waktu ada peluang. Dua pertandingan terakhir akan sangat sulit,” kata Guardiola kepada BBC.
Selain memburu gelar liga, City juga masih berpeluang menutup musim dengan dua trofi domestik. Setelah menjuarai Piala Liga Inggris, mereka kini membidik gelar Piala FA usai dua musim terakhir selalu gagal di final.
“Kami harus segera beristirahat dan mempersiapkan diri untuk final Piala FA. Kami kalah di dua final terakhir karena kami memang tidak cukup baik. Kali ini kami datang untuk menang,” ujar Guardiola.