BGN Tambah 18 Dapur SPPG di Pangkalpinang

Koordinator Wilayah SPPG Kota Pangkalpinang, Rori Nahla Oktavian. ANTARA/Aprionis

BGN Tambah 18 Dapur SPPG di Pangkalpinang

Whisnu Mardiansyah • 18 May 2026 10:26

Pangkalpinang: Badan Gizi Nasional (BGN) menambah 18 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Langkah ini bertujuan untuk mempercepat pemerataan layanan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di daerah tersebut.

"Saat ini pembangunan 18 dapur SPPG ini sudah mencapai 80 hingga 85 persen," kata Koordinator Wilayah SPPG Kota Pangkalpinang, Rori Nahla Oktavian, di Pangkalpinang, seperti dilansir Antara, Senin, 18 Mei 2026.

Rori menyampaikan, penambahan pembangunan 18 dapur SPPG di Kota Pangkalpinang dilakukan guna meningkatkan pelayanan kepada penerima manfaat Program MBG. Penerima manfaat meliputi para siswa, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita di seluruh Kota Pangkalpinang.

"Kami terus memantau pembangunan proses dapur SPPG ini untuk memastikan kelayakan dapur tersebut, seperti kebersihan, sanitasi, dan lainnya yang telah ditetapkan pemerintah," ujarnya.
 


Rori menyatakan, saat ini jumlah dapur SPPG yang sudah beroperasi sebanyak 20 unit. Jumlah pekerja yang bekerja pada satu SPPG sebanyak 50 orang, terdiri dari 47 relawan, sementara sisanya merupakan kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan.

"Alhamdulillah, dengan adanya Program MBG ini sudah menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja sehingga membantu pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran," katanya.


Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Petamburan dan Grogol, Jakarta Barat. Dok. Istimewa

Selain itu, lanjut Rori, Program MBG tidak hanya mengurangi angka pengangguran. Program ini juga membantu pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal dan para pemasok yang datang untuk memenuhi kebutuhan SPPG di Kota Pangkalpinang.

"Dengan adanya penambahan dapur SPPG ini tentunya akan menambah penyerapan tenaga kerja dan menggerakkan perekonomian masyarakat di daerah ini," kata Rori.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)