Peternak asal Grobogan, Sunardi memamerkan sapi simental yang terpilih jadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto. Antara
Sapi Kurban Prabowo Berbobot 1 Ton Terpilih Setelah Seleksi Ketat
Gabriella Thesa Widiari • 13 May 2026 12:46
Jakarta: Sapi jenis simental berbobot 1,1 ton milik peternak asal Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, bakal menjadi hewan kurban dari Presiden Prabowo Subianto. Sapi tersebut terpilih setelah melalui seleksi ketat.
"Seleksi dilakukan cukup ketat, mulai dari pemeriksaan kesehatan, kelengkapan vaksinasi, hingga bobot sapi. Sapi milik Pak Sunardi memenuhi seluruh persyaratan," ujar Kepala Bidang Peternakan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Grobogan Andreas Iwan, dilansir dari Antara, Rabu, 13 Mei 2026.
Iwan mengatakan, proses penentuan sapi bantuan Presiden dilakukan melalui tahapan verifikasi ketat oleh pemerintah pusat bersama dinas terkait. Kriteria penilaian meliputi usia ternak yang memenuhi syarat kurban, bobot minimal satu ton, kondisi kesehatan yang baik, bebas penyakit, serta telah mendapatkan vaksinasi lengkap.
Selain dialokasikan untuk Kabupaten Grobogan, pemerintah menyiapkan satu ekor sapi bantuan Presiden lainnya melalui Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang akan disalurkan ke wilayah terdampak banjir di Desa Tinanding, Kecamatan Godong. Sapi tersebut rencananya disembelih pada Hari Raya Iduladha 1447 H.
"Rencananya, pemotongan hewan kurban bantuan Presiden tersebut akan dilaksanakan serentak pada Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 27 Mei 2026," ujarnya.
Adapun sapi tersebut milik Sunardi. Dia mengaku bangga hewan ternaknya berhasil lolos seleksi nasional dan dipercaya menjadi hewan kurban bantuan Presiden RI. Hewan kurban berbobot 1.1 kilogram itu ditaksir harganya Rp112 juta.
.jpg)
Sapi kurban Presiden Prabowo Subianto berjenis Simental. Metrotvnews.com/ Triawati
Menurut dia, perawatan sapi dilakukan secara intensif agar kondisinya tetap prima, mulai dari pengaturan pakan, menjaga kebersihan kandang, hingga pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Untuk menjaga kesehatan menjelang Iduladha, sapi tersebut juga dipisahkan dari ternak lainnya guna mengantisipasi risiko penularan penyakit mulut dan kuku (PMK).
"Alhamdulillah sangat bangga, karena baru pertama kali sapi dari kandang kami bisa terpilih menjadi bantuan Presiden,” kata Sunardi.
Keberhasilan peternak lokal Grobogan menembus seleksi nasional itu dinilai menjadi bukti daerah tersebut mampu menghasilkan ternak berkualitas tinggi dan berdaya saing nasional, sekaligus mendorong kemajuan sektor peternakan di Kabupaten Grobogan.