sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Molas Cafe, Reremi Puncak, Manokwari.
Upaya Tingkatkan Kualitas SDM Papua Barat Dimulai dari Pemenuhan Gizi Anak
Deny Irwanto • 12 May 2026 17:59
Manokwari: Harapan menghadirkan generasi sehat dan unggul terus diperkuat melalui sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Molas Cafe, Reremi Puncak, Manokwari. Program prioritas pemerintah tersebut mendapat sambutan antusias dari ratusan masyarakat dan menantikan pelaksanaannya di Papua Barat.
Sosialisasi dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI Obet A Rumbruren bersama Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Manokwari, Dianto Pongtengko. Program ini diharapkan mampu menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia di daerah.
"Program ini perlu didukung penuh, namun dengan catatan pengawasan yang sangat ketat karena adanya temuan ketidakamanahan di lapangan," kata Obet A Rumbruren dalam keterangan pers dikutip, Selasa, 12 Mei 2026.
"Banyak pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilai lebih mementingkan keuntungan pribadi atau yayasan. Diperlukan pengelola yang memiliki jiwa sosial, bukan sekadar mencari profit,” jelasnya.

Suasana sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Molas Cafe, Reremi Puncak, Manokwari. Dokumentasi/ istimewa.
Obet juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas dan keamanan pangan dalam setiap proses penyediaan makanan. Menurutnya, standar pengolahan hingga penyimpanan bahan makanan harus diperhatikan secara serius demi menghindari risiko kesehatan bagi penerima manfaat.
"Komposisi gizi harus rutin diperiksa agar kualitas makanan tidak dikorbankan demi keuntungan. Bahan baku harus disimpan pada suhu yang tepat dan tidak boleh disimpan terlalu lama,” ungkapnya.
Melalui sosialisasi ini, masyarakat Manokwari diharapkan semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi bagi anak-anak dan keluarga. Program tersebut juga diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam memutus rantai persoalan gizi serta menghadirkan akses makanan sehat yang lebih merata, terutama di wilayah yang selama ini masih terbatas layanan pangannya.