Kebakaran di Kabupaten Gunungkidul. Dokumentasi/Damkarmat BPBD Kabupaten Gunungkidul
Kebakaran di Gunungkidul Capai 154 Kasus, Kerugian Hampir Rp3 Miliar
Ahmad Mustaqim • 17 September 2026 13:41
Yogyakarta: Kasus kebakaran, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus meningkat. Perkiraan kerugian akibat kebakaran tersebut kini mendekati Rp3 miliar.
Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) BPBD Kabupaten Gunungkidul, Ngadiyono mengatakan terdapat 154 kasus kebakaran hingga pertengahan September, termasuk 81 kejadian karhutla.
"Selain itu juga terdapat kasus kebakaran pada bangunan rumah, kandang, dan bangunan yang lain," kata Ngadiyono dihubungi pada Kamis, 17 September 2026.
Ngadiyono mengatakan kasus kebakaran meningkat selama musim kemarau, dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp2,96 miliar. Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan tahun lalu.
"Jumlah kejadian (kebakaran) tahun 2025 terjadi di 59 lokasi, yang empat di antaranya merupakan kebakaran lahan," ungkap Ngadiyono.

Kebakaran di Kabupaten Gunungkidul. Dokumentasi/ Damkarmat BPBD Kabupaten Gunungkidul
Kasus kebakaran tahun ini juga telah menyebabkan dua korban jiwa. Keduanya merupakan lansia dari Botodayaan, Rongkop, dan Dadapayu, Semanu, yang meninggal saat membakar sampah.
Ia berharap kasus kebakaran tidak terus bertambah selama musim kemarau. Meski demikian, total kerugian akibat kebakaran tahun ini disebut menurun dibandingkan tahun lalu.
"Harapannya kasus kebakaran tahun ini tidak bertambah karena kerugian akibat kebakaran di tahun lalu mencapai Rp3,26 miliar,” ucapnya.