Siti memperlihatkan foto bapaknya yang diduga menjadi korban KM Virgo 8 yang tenggelam. (MI/UL)
Pamit Kerja di Jakarta, Sang Suami Ternyata Masuk Manifes Korban KM Virgo Transport 8
Ahmad Rofahan • 15 September 2026 20:34
Cirebon: Harapan bercampur kecemasan masih menyelimuti keluarga Yaya Carya, 58, warga Dusun 02 RT 018/RW 005, Desa Sigong, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Yaya diduga menjadi salah satu penumpang Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang tenggelam dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Minggu dini hari, 13 September 2026.
Kabar duka ini pertama kali didengar Ade dari Rahmat, mandor proyek di Kalimantan yang mengajak suaminya bekerja.
“Kemarin saya mendapat informasi dari Mandor Rahmat sekitar pukul 12.30 WIB. Katanya suami saya menjadi salah satu korban kapal Virgo yang tenggelam,” tutur Ade dengan nada pilu.
.jpg)
(Dok: Metro TV)
Sebelum bertolak ke Kalimantan, bapak tiga anak tersebut diketahui bekerja sebagai buruh bangunan di Jakarta. Tawaran proyek dari sang mandor membuat Yaya nekat menyeberang pulau demi mencari penghidupan yang lebih layak bagi keluarganya.
Nahas, pelayaran yang awalnya membawa asa itu kini berubah menjadi penantian panjang yang menyayat hati. Ade mengaku sama sekali tidak tahu apakah sang tulang punggung keluarga berhasil menyelamatkan diri atau masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Di tengah ketidakpastian operasi pencarian Basarnas di Laut Jawa, pihak keluarga kini hanya bisa pasrah bersandar pada informasi resmi. Bagi Ade dan ketiga anaknya, kepastian nasib Yaya adalah satu-satunya hal yang mereka nantikan saat ini, sembari terus melangitkan doa agar keajaiban menyertai kepulangannya.