Target Elektrifikasi 10.068 Lokasi Dikejar hingga 2029

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari. Foto: Bakom RI.

Target Elektrifikasi 10.068 Lokasi Dikejar hingga 2029

Metro TV • 16 September 2026 21:17

Jakarta: Pemerintah menargetkan program elektrifikasi di 10.068 lokasi yang tersebar di 36 provinsi hingga 2029. Program tersebut menyasar wilayah yang belum sepenuhnya menikmati akses listrik, termasuk dusun, desa, kawasan pegunungan, dan pulau terpencil.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI (Bakom RI) Qodari mengatakan program elektrifikasi ditujukan bagi wilayah dengan akses listrik yang masih terbatas. Termasuk daerah terpencil dengan jumlah penduduk yang minim.
 


“Program ini menyasar dusun dan desa yang selama ini belum sepenuhnya menikmati akses listrik, termasuk yang berada di wilayah sulit seperti kawasan pegunungan dan pulau terpencil dengan populasi yang minim,” kata Qodari pada konferensi per di Jakarta,, Rabu, 16 September 2026.

Target tersebut mencakup 8.561 desa, 2.295 kecamatan, 375 kabupaten/kota, dan 36 provinsi. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap sesuai peta jalan 2025-2029.

Namun, hingga Agustus 2026, realisasi program baru mencapai 1.516 lokasi atau sekitar 15 persen dari total target.


Ilustrasi. Foto: Freepik.com.

“Hingga Agustus 2026 ini program elektrifikasi menargetkan 10.068 lokasi yang tersebar di 8.561 desa, 2.295 kecamatan, 375 kabupaten/kota, dan 36 provinsi. Dari total target tersebut, elektrifikasi sejauh ini telah terealisasi di 1.516 lokasi atau sekitar 15% dari target,” ujarnya.

Program tersebut ditargetkan memberikan akses listrik kepada sekitar 770 ribu rumah tangga di 36 provinsi. Dengan capaian 15 persen hingga Agustus 2026, sebagian besar target masih harus direalisasikan hingga 2029.

(Metrotvnews.com/M. Azri Arifin)

(Fachri Audhia Hafiez)