Senpi dan amunisi serta bendera Bintang Kejora yang diamankan Koops TNI dari markas KKB di sekitar Kampung Topo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah. ANTARA/HO-Dok Koops TNI
Aparat Sita 2 Senpi dan 22 Butir Amunisi dari Markas KKB di Nabire
Whisnu Mardiansyah • 25 March 2026 14:48
Nabire: Patroli tim yang tergabung dalam Koops TNI menemukan dua pucuk senjata api beserta 22 butir amunisi berbagai kaliber di dalam rumah yang diduga menjadi markas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di sekitar Topo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.
Kapen Koops TNI Letkol Inf Wirya Arthadiguna mengatakan senjata api dan amunisi itu ditemukan setelah prajurit yang berpatroli berhasil memukul mundur anggota KKB melalui kontak tembak.
"Memang sebelum menemukan rumah yang kemudian diketahui adalah markas KKB sempat terjadi kontak tembak di sekitar Kampung Topo, Kabupaten Nabire, Sabtu, 21 Maret 2026," kata Letkol Inf Wirya seperti dilansir Antara, Rabu, 25 Maret 2026.
Dikatakan, awalnya saat berpatroli, prajurit TNI mendapati aktivitas mencurigakan di sebuah lokasi yang diduga digunakan kelompok bersenjata. Saat dilakukan penyisiran menuju lokasi, terjadi kontak tembak hingga menyebabkan anggota KKB melarikan diri ke arah hutan.
Setelah melakukan penyisiran, kemudian ditemukan sebuah rumah yang di dalamnya ditemukan senjata api dan amunisi beserta bendera Bintang Kejora serta berbagai perlengkapan anggota KKB.
"Senjata api yang diamankan berupa satu pucuk senjata api pistol jenis P1 dan senapan angin serta 14 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, delapan butir amunisi kaliber 9 milimeter," kata Letkol Inf Wirya.

Ilustrasi KKB Papua. Istimewa
Ditambahkan, Koops TNI Papua berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli keamanan guna menciptakan situasi yang kondusif, serta melindungi masyarakat dari gangguan kelompok bersenjata.
"Koops TNI berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di Papua serta melindungi masyarakat dari berbagai ancaman, khususnya KKB, dengan tindakan yang terukur dan sesuai dengan prosedur, serta terus meningkatkan patroli keamanan guna menciptakan situasi yang kondusif," kata Letkol Inf Wirya.