Istimewa
Pertamina Siagakan BBM dan LPG di Jawa Barat Selama Arus Balik Lebaran
Al Abrar • 26 March 2026 20:17
Jakarta: Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) tetap aman hingga masa arus balik Lebaran 2026. Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat, kebutuhan energi dipastikan terpenuhi secara optimal.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, mengatakan arus balik Lebaran tahun ini mulai menunjukkan peningkatan signifikan, khususnya di wilayah Jawa Bagian Barat dan sekitarnya. Puncak arus balik diprediksi terjadi pada 23–24 Maret dan 28–29 Maret 2026.
Berdasarkan data periode 9–26 Maret 2026, terjadi peningkatan penyaluran BBM di wilayah JBB. Produk gasoline mengalami kenaikan sebesar 19,2% dibandingkan kondisi normal, seiring meningkatnya mobilitas kendaraan selama mudik dan arus balik.
Sebaliknya, penyaluran gasoil turun 20,1% akibat kebijakan pembatasan angkutan barang melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pengaturan Lalu Lintas selama masa Lebaran. Sementara itu, konsumsi LPG tercatat naik tipis sebesar 0,3%.
“Peningkatan permintaan BBM dan LPG ini merupakan hal wajar seiring tingginya arus kendaraan dan kebutuhan rumah tangga pasca Lebaran,” ujar Satria.
Ia menegaskan, Pertamina telah melakukan build up stok energi untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan, terutama bagi masyarakat yang kembali ke Jakarta setelah merayakan Idulfitri.
Untuk mendukung kelancaran distribusi, Pertamina menyiapkan berbagai layanan, antara lain:
427 SPBU siaga 24 jam
2.180 agen LPG siaga
18 titik layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga
52 unit layanan Motorist/Pertamina Delivery Service (PDS) BBM
563 agen PDS Bright Gas
62 mobil tangki siaga
12 unit Serambi MyPertamina
Selain itu, layanan tambahan juga disiagakan di jalur strategis, termasuk Tol Fungsional Japek II Selatan, berupa motorist dan tenda BBM di KM 53B serta layanan modular di KM 18. Layanan towing dan servis kendaraan juga tersedia di KM 88B Tol Jakarta–Cikampek.
“Motorist kami disiagakan untuk melayani kebutuhan darurat, terutama di jalur macet atau tol. Hingga saat ini, sudah tercatat 152 transaksi, naik 43,3% dibandingkan periode Lebaran 2025,” jelas Satria.
Layanan tersebut banyak dimanfaatkan di sejumlah titik, seperti non-SPBU Kantor Jasa Marga Cikunir (MBZ), rest area KM 130A Cipali, dan rest area KM 57A.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kondisi kendaraan prima, serta mengisi BBM sebelum memasuki jalur tol atau kawasan padat.
Dengan kesiapan infrastruktur dan layanan yang optimal, diharapkan arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.