Gunung Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro menyemburkan lava pijar. ANTARA/HO-Pos PGA Karangetang
Gunung Karangetang Semburkan Lava Pijar Disertai Gemuruh
Silvana Febiari • 8 April 2026 22:29
Kepulauan Sitaro: Gunung Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara menyemburkan lava pijar dari Kawah Dua. Sebagian lava pijar tersebut meluncur ke arah selatan-barat daya gunung sejauh sekitar 300–400 meter.
"Semburan lava pijar tersebut diperkirakan terjadi pukul 19.49 WITA," kata Ketua Pos Pengamatan Gunung Api (PGA), Yudia P Tatipang, dilansir dari Antara, Rabu, 8 April 2026.
Yudia mengatakan bahwa semburan lava pijar tersebut disertai suara gemuruh yang kuat. Suara itu terdengar hingga ke permukiman penduduk.
"Semburan lava pijar diperkirakan setinggi 25 meter dan jatuh di sekitar kawah," tambahnya.
Yudia berharap, warga tetap mematuhi radius bahaya yang telah ditetapkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sementara status Gunung Karangetang Level II (Waspada).
Beberapa rekomendasi yang harus dipatuhi di antaranya, masyarakat dan pengunjung atau wisatawan agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 1.5 kilometer dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (selatan), serta area perluasan sektoral ke arah selatan barat daya sejauh 2.5 kilometer.

Gunung Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulut. ANTARA/Karel A Polakitan
Masyarakat diharapkan mewaspadai guguran lava dan awan panas guguran yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Kondisi material lava sebelumnya belum stabil dan mudah runtuh, terutama di sektor selatan, tenggara, barat, dan barat daya.
Selanjutnya, masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai-sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang diminta meningkatkan kesiapsiagaan. Hal ini penting mengingat potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang yang dapat mengalir hingga ke pantai.