Ekonomi Kreatif dan Digital Harus Berpihak Pada Kesejahteraan Masyarakat

Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital DPD PDI Perjuangan Provinsi Sulawesi Selatan Erika Tansil

Ekonomi Kreatif dan Digital Harus Berpihak Pada Kesejahteraan Masyarakat

Whisnu Mardiansyah • 10 January 2026 14:10

Makassar: Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PDI Perjuangan menjadi momentum refleksi dan peneguhan arah perjuangan partai sebagai kekuatan politik yang konsisten berpihak pada rakyat. Hal ini disampaikan Erika Tansil, Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital DPD PDI Perjuangan Provinsi Sulawesi Selatan.

Menurut Erika, HUT kali ini bukan sekadar perayaan usia, melainkan penegasan komitmen partai untuk terus hadir dengan kerja nyata di tengah masyarakat. Komitmen ini dinilai penting dalam menghadapi tantangan ekonomi, bencana, dan dinamika sosial yang semakin kompleks.

“PDI Perjuangan sejak awal berdiri menempatkan rakyat sebagai pusat perjuangan. Di usia ke-53 ini, semangat itu semakin diteguhkan melalui kerja-kerja konkret yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujar Erika dalam keterangannya pada Jumat, 9 Januari 2026.

Partai yang mengusung tema “Satyam Eva Jayate” atau “Kebenaran Akan Menang” ini menegaskan fondasi moral dan ideologisnya pada nilai-nilai Pancasila. Erika menekankan tema tersebut menjadi panduan etis bagi kader, khususnya generasi muda, dalam menghadapi tantangan era digital.

Satyam Eva Jayate adalah pesan moral agar kader dan anak muda berani bersuara kritis, menjaga etika di ruang digital, dan konsisten membela kebenaran serta keadilan sosial,” jelasnya.

Sebagai Wakil Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital, Erika menyoroti pentingnya penguatan ekonomi rakyat berbasis kreativitas dan teknologi. Ia menegaskan hal ini sebagai bagian integral dari perjuangan ideologis partai.

“Ekonomi kreatif dan digital harus menjadi alat pembebasan rakyat. PDI Perjuangan mendorong agar inovasi, budaya, dan teknologi berpihak pada kesejahteraan masyarakat, bukan hanya pada kepentingan segelintir pihak,” tegas Erika.

Ia menambahkan, subtema peringatan HUT tahun ini, “Di Sanalah Aku Berdiri untuk Selama-lamanya”, mencerminkan keteguhan PDI Perjuangan untuk tetap setia pada jalan kerakyatan. Kesetiaan ini ditegaskan di tengah godaan pragmatisme politik yang kerap terjadi.

“Ini adalah simbol konsistensi dan keberanian untuk tetap berdiri bersama rakyat, apa pun tantangannya,” pungkas Erika.

Peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh kader untuk terus bekerja, berinovasi, dan berjuang menghadirkan keadilan sosial dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)