Kanada Andalkan Investasi Infrastruktur untuk Sukseskan Piala Dunia 2026

Duta Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor-Leste Jess Dutton. Foto: Metrotvnews.com

Kanada Andalkan Investasi Infrastruktur untuk Sukseskan Piala Dunia 2026

Muhammad Reyhansyah • 11 June 2026 09:43

Jakarta: Kanada mengandalkan berbagai investasi infrastruktur di dua kota tuan rumahnya, Toronto dan Vancouver, untuk mendukung penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026 yang akan digelar bersama Amerika Serikat (AS) dan Meksiko.

Duta Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor-Leste Jess Dutton mengatakan kedua kota tersebut telah melakukan berbagai peningkatan pada stadion, konektivitas transportasi, aksesibilitas, serta fasilitas pendukung bagi para pengunjung.

Pernyataan tersebut disampaikan Dutton dalam acara Media Gathering to Welcome FIFA World Cup 2026 di kediamannya, Jakarta, Rabu, 10 Juni 2026.

“Kedua kota tuan rumah Piala Dunia kami, Toronto dan Vancouver, telah melakukan investasi signifikan untuk peningkatan stadion, konektivitas transportasi, aksesibilitas, dan pengalaman pengunjung,” ujar Dutton.

Menurut Dutton, berbagai investasi tersebut dilakukan untuk memastikan penyelenggaraan turnamen berjalan lancar sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi jutaan penggemar sepak bola yang diperkirakan datang dari berbagai negara.

Kanada akan menjadi salah satu tuan rumah dalam Piala Dunia 2026 yang untuk pertama kalinya diikuti 48 tim nasional. 

Turnamen tersebut akan menampilkan lebih dari 1.200 pemain dan mempertandingkan 104 laga, dengan 13 pertandingan di antaranya berlangsung di Kanada.

Dutton mengatakan Piala Dunia 2026 menjadi momentum penting bagi Kanada untuk memperkenalkan identitas dan keberagamannya kepada dunia internasional.

“Sebagai warga Kanada, kami melihat Piala Dunia sebagai kesempatan untuk menunjukkan budaya Kanada, keberagaman komunitas kami, dan penghormatan terhadap masyarakat adat yang kehadiran serta kemitraannya menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan turnamen ini,” katanya.

Bukan Sekedar Turnamen Sepak Bola

Ia menambahkan pendekatan Kanada dalam penyelenggaraan turnamen berlandaskan pada prinsip keamanan, keramahan, dan saling menghormati bagi seluruh peserta maupun pengunjung.

Dutton menilai, penyelenggaraan Piala Dunia juga mencerminkan perkembangan sepak bola di Kanada yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Meski selama ini lebih dikenal sebagai negara pecinta hoki es, sepak bola kini telah menjadi olahraga yang paling banyak dimainkan di Kanada.

“Sepak bola sekarang menjadi olahraga yang paling banyak dimainkan di Kanada, menghubungkan masyarakat dari berbagai usia dan latar belakang,” ujar Dutton.

Dutton mengatakan Kanada berharap turnamen tersebut dapat mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus menarik lebih banyak pengunjung internasional, termasuk dari Indonesia.

“Kami menantikan kedatangan jutaan penggemar sepak bola dari seluruh dunia, termasuk banyak pengunjung dari Indonesia, dan memperkenalkan kepada mereka hal-hal terbaik yang dimiliki Kanada,” ucap Dutton.

Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi pertama yang diikuti 48 tim dan digelar secara bersama oleh tiga negara, yakni Kanada, AS, dan Meksiko. Turnamen tersebut juga tercatat sebagai penyelenggaraan Piala Dunia terbesar sepanjang sejarah FIFA.

(Fajar Nugraha)