Svarna Bhumi Award 2026. Foto: Metrotvnews.com/Angel Rinella.
Svarna Bhumi Award 2026: Panggung Pahlawan Ketahanan Pangan Indonesia
22 August 2026 10:53
Jakarta: Svarna Bhumi Award 2026 kembali digelar untuk memberikan penghargaan kepada orang-orang yang bekerja di balik upaya memperkuat ketahanan pangan Indonesia. Tahun ini, penghargaan diberikan terhadap sosok-sosok yang dinilai berdedikasi dan bekerja tanpa banyak sorotan dalam sektor ketahanan pangan.
Acara penghargaan tersebut diselenggarakan di Grand Studio Metro TV, Jakarta, pada Jumat, 21 Agustus 2026. Svarna Bhumi Award 2026 dihadirkan Pupuk Indonesia bersama BenihBaik.com dan Kick Andy Metro TV dengan mengusung tema “Pengabdian untuk Ketahanan Pangan Negeri.”
Tema tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga ketahanan pangan, mulai dari petani, wirausaha, akademisi, inovator hingga komunitas. Para penggerak tersebut dinilai memiliki peran penting dalam memastikan sektor pangan terus berjalan di berbagai daerah.
Jurnalis Senior Andy F. Noya mengatakan penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi bagi orang-orang yang bekerja dengan tulus dan penuh dedikasi tanpa mengutamakan sorotan kamera. Menurutnya, kisah para penerima penghargaan diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus memberikan optimisme bagi masyarakat.
“Penghargaan ini kita maksudkan untuk memanggungkan orang-orang yang sudah dengan begitu tulus, ikhlas, dengan penuh dedikasi, bekerja secara senyap, tidak memperdulikan sinar-sinar lampu-lampu kamera, tapi berjuang untuk negeri ini,” kata Andy dalam acara Svarna Bhumi Award 2026, Jakarta, Jumat 21 Agustus 2026.
Ruang Apresiasi Penggerak Pangan
Host program Kick Andy itu menjelaskan para penerima penghargaan sengaja dihadirkan karena perjuangan mereka dapat menjadi contoh bagi orang lain. Ia berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan Indonesia.“Kenapa kita panggungkan mereka? Karena ini adalah contoh-contoh. Contoh-contoh yang bisa memotivasi. Contoh-contoh yang membawa optimisme bagi Indonesia,” ujar salah satu juri Svarna Bhumi Award 2026 itu.
Beri Kisah Inspiratif
Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Rahmad Pribadi, mengatakan penyelenggaraan penghargaan tersebut berangkat dari diskusi bersama Andy F. Noya mengenai banyaknya sosok inspiratif yang belum mendapatkan ruang untuk menyampaikan perjuangannya. Menurutnya, tidak semua orang yang memberikan dampak besar bagi masyarakat mendapatkan kesempatan untuk tampil di hadapan publik.“Sebenarnya ini diawali mungkin 4-5 tahun yang lalu dari saya ngobrol-ngobrol dengan Pak Andy kemudian dari cerita-cerita lalu saya ketemu orang ini yang semuanya itu inspiratif,” kata Rahmad.
Rahmad menilai banyak orang yang selama ini bekerja tanpa panggung justru memiliki prestasi dan ketulusan yang luar biasa. Karena itu, Svarna Bhumi Award dibuat sebagai ruang untuk memperkenalkan kisah mereka sekaligus memotivasi masyarakat.
“Kita datang berpikiran bahwa kita menginspirasi orang, kita datang memegang mic kemudian naik ke atas panggung untuk menginspirasi. Tapi dari diskusi saya dengan Pak Andy ternyata yang selama ini tidak punya panggung, tidak pernah diberikan kesempatan untuk memegang mic, berdiri di atas kamera itu prestasinya luar biasa,” tambahnya.
Penyelenggaraan Svarna Bhumi Award 2026 diharapkan dapat memperluas perhatian terhadap para penggerak ketahanan pangan di berbagai daerah. Penghargaan ini juga menjadi upaya untuk mendorong semakin banyak masyarakat ikut bekerja dan berkontribusi bagi ketahanan pangan Indonesia.
Regenerasi Pertanian
Rahmad mengatakan terdapat perbedaan pada penyelenggaraan Svarna Bhumi Award 2026 dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Salah satunya terlihat dari semakin banyaknya sosok yang dinilai layak menerima penghargaan, termasuk petani-petani muda."Ini adalah tahun keempat, saya rasa semakin banyak yang kami pandang layak untuk bisa menerima award ini. Dan ternyata yang cukup mengagumkan, ternyata semakin banyak petani-petani muda yang itu membuktikan bahwa regenerasi petani ini berjalan," terangnya.
Rahmad mengatakan tujuan utama penghargaan untuk memotivasi para penggerak pangan di Indonesia tetap sama. Namun, cakupan penghargaan semakin luas dengan demografi para penggerak pangan yang terus bertambah dari waktu ke waktu.
Rahmad juga menyampaikan perhatian Pupuk Indonesia terhadap kondisi masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia memastikan pasokan pupuk untuk para petani di wilayah tersebut tetap berjalan.
“Pupuk Indonesia bersama dengan para petani, para keluarga yang ada di seluruh Pulau Flores yang saat ini sangat berjuang untuk pasokan pupuk, kami jamin dan kami pastikan tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Pupuk Indonesia, kata Rahmad, memiliki infrastruktur yang tetap berjalan di wilayah tersebut. Namun, ia menegaskan hal yang paling penting saat ini adalah memastikan keluarga yang terdampak dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal.
(Angel Rinella)