Karangan Bunga Penuhi Rumah Duka Kapten Zulmi Aditya di Cimahi

Karangan bunga penuhi rumah duka almarhum Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar di Cimahi, Jawa Barat.

Karangan Bunga Penuhi Rumah Duka Kapten Zulmi Aditya di Cimahi

Roni Kurniawan • 1 April 2026 15:56

Cimahi: Rumah duka almarhum Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar di Kota Cimahi, Jawa Barat, dipenuhi puluhan karangan bunga ucapan belasungkawa. Hingga saat ini, pihak keluarga masih menunggu kepastian jadwal pemulangan jenazah prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon itu.

Berdasarkan pantauan di lokasi, karangan bunga tampak berjejer di sepanjang pinggir jalan hingga memenuhi teras rumah duka yang berada di Jalan Cikendal Nomor 40, Kampung Cikendal, RT 01 RW 04, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, pada Rabu, 1 April 2026.

Ucapan belasungkawa datang dari berbagai pihak, mulai dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hingga sejumlah satuan TNI. Karangan bunga terlihat terus berdatangan secara berkala. Sejumlah kurir tampak silih berganti mengantarkan bunga menggunakan sepeda motor ke rumah duka.

Perwakilan keluarga, Risman Efendi, mengungkapkan bahwa pihak keluarga hingga kini masih menunggu kepastian pemulangan jenazah almarhum dari Lebanon.
 


“Masih menunggu informasi dari komandan. Updatenya masih sama seperti kemarin. Mudah-mudahan satu atau dua hari ini jenazah bisa tiba di Tanah Air,” ujar Risman di Cipageran, Cimahi, Rabu, 1 April 2026.

Risman menyampaikan, keluarga belum mengetahui secara detail proses pemulangan jenazah. Namun, lanjutnya, setelah dinyatakan gugur pada Senin, 30 Maret 2026, jenazah almarhum telah dievakuasi ke rumah sakit setempat di Lebanon.

“Proses masih berjalan. Kemarin sudah dievakuasi ke rumah sakit di Lebanon, sekarang menunggu proses selanjutnya,” sahut Risman.


Personel UNIFIL berpatroli di Lebanon. (Anadolu Agency)

Berdasarkan informasi sementara yang diperoleh keluarga, jenazah rencananya akan diterbangkan dari Lebanon menuju Jakarta. Selanjutnya, jenazah akan dibawa ke rumah duka di Cimahi sebelum dimakamkan.

“Rutenya kemungkinan dari Lebanon ke Jakarta dulu, lalu dibawa ke rumah, baru ke pemakaman. Tapi itu masih menunggu kepastian,” ujar Risman.

Kapten Zulmi merupakan satu dari tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon. Ketiganya tergabung dalam pasukan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)