Prabowo Ultimatum Pemberian Laporan Palsu Demi Menyenangkan

Presiden Prabowo Subianto. Foto: tangkapan layar

Prabowo Ultimatum Pemberian Laporan Palsu Demi Menyenangkan

Siti Yona Hukmana • 11 March 2026 18:49

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengultimatum kementerian lembaga untuk tidak memberikan laporan palsu kepadanya. Hal ini disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia

"Jangan main-main lagi dengan saya laporan palsu. Laporan menyenang-nyenangkan, laporan supaya bisa akal-akalan, saya kasih peringatan keras," kata Prabowo, Rabu, 11 Maret 2026.

Prabowo mengaku mendapat laporan gembira dari Danantara Indonesia. Ia berharap laporan itu benar adanya. 

Laporan itu ialah return on asset Danantara Indonesia di Tahun 2025 dibanding tahun-tahun sebelumnya naik lebih dari 300 persen. Menurut Prabowo, capaian ini cukup baik dan memang itu lah tujuan mendirikan Danantara. Danantara dianggap mampu melakukan manajemen yang baik. 

Tasyakuran hari ulang tahun (HUT) ke-1 Danantara Indonesia. Foto: tangkapan layar

"Bahwa tidak mungkin satu manajemen yang baik kalau tidak di satu kendali, di satu tangan, di satu manajemen, tidak mungkin kita mengelola 250 perusahaan, bahkan ternyata saya baru tahu bukan 250 tapi 1000 perusahaan lebih. tidak ada pelajaran managemen di mana pun di dunia satu managemen bisa mengelola 1000 entitas," ungkap Prabowo.

Di samping itu, presiden menyampaikan pesan kepada Danantara untuk bisa menjaga dan mengelola energi bangsa. Menurutnya, Danantara adalah suatu konsolidasi dari semua aspek yang dimiliki bangsa dan negara.

"Artinya Danantara diberi tugas dan kepercayaan yg cukup berat. Yaitu mengelola dan memanage kekayaaan bangsa," kata Prabowo.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Siti Yona Hukmana)