Hackathon Digital Cooperatives 2026 Lahirkan 3 Solusi Terbaik Dorong Transformasi Koperasi Indonesia

Para pemenang Hackathon Digital Cooperatives 2026 usai menerima penghargaan dari Kementerian Koperasi. (Foto: Dok. Ist)

Hackathon Digital Cooperatives 2026 Lahirkan 3 Solusi Terbaik Dorong Transformasi Koperasi Indonesia

Patrick Pinaria • 13 July 2026 11:19

Jakarta: Kementerian Koperasi (Kemenkop) melalui Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi, bekerja sama dengan PEBS FEB Universitas Indonesia, resmi mengumumkan tiga tim pemenang dalam ajang Hackathon Digital Cooperatives 2026.

Kompetisi inovasi berskala nasional ini digelar sebagai wadah bagi talenta digital, mahasiswa, startup, hingga profesional untuk melahirkan solusi teknologi konkret demi mempercepat transformasi ekosistem koperasi di Tanah Air.


Peserta mengikuti rangkaian Hackathon Digital Cooperatives 2026 yang mempertemukan talenta digital untuk mengembangkan solusi inovatif bagi transformasi koperasi Indonesia. (Foto: Dok. Ist)

Mengusung tema 'Membangun Masa Depan Koperasi melalui Inovasi Digital', ajang ini berhasil menjaring ratusan tim dari berbagai wilayah di Indonesia. Setelah melalui proses kurasi ide yang ketat, pendampingan intensif, hingga tahap penjurian akhir oleh para pakar lintas sektor, terpilih tiga solusi terbaik yang dinilai paling inovatif dan siap diimplementasikan.

Berikut adalah daftar pemenang Hackathon Digital Cooperatives 2026:

  • Juara 1: Tim Daulat-Pramana AI
  • Juara 2: Tim JJJ Labs-Simulasi Koperasi
  • Juara 3: Tim Koperasi Link (Koplink)-Platform Orkestrasi untuk Optimalisasi Rantai Pasok Lokal Bagi SPPG

Ketiga tim pemenang tersebut dinilai sukses merancang solusi digital yang mampu menjawab tantangan nyata koperasi saat ini. Mulai dari digitalisasi operasional, penguatan tata kelola, peningkatan layanan anggota, optimalisasi potensi ekonomi lokal, hingga strategi menjaring partisipasi generasi muda.
 
Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Henra Saragih memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme dan semangat kolaborasi yang ditunjukkan oleh para inovator muda Indonesia.

"Hackathon ini membuktikan bahwa transformasi koperasi dapat dipercepat melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, industri, komunitas, dan talenta digital. Kami berharap solusi yang dihasilkan tidak berhenti sebagai prototipe, tetapi dikembangkan menjadi implementasi nyata bagi koperasi di seluruh Indonesia," ujar Henra dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 11 Juli 2026.

Lebih dari sekadar ajang unjuk gigi, Hackathon Digital Cooperatives 2026 dirancang sebagai ruang kolaborasi strategis. 

"Selama kompetisi, para peserta dibekali sesi mentoring bersama pakar di bidang transformasi digital, kecerdasan buatan (AI), pengembangan produk, hingga model bisnis dan investasi," ucap Henra.


Deputi Bidang Kelembagaan dan Digitalisasi Koperasi Kementerian Koperasi Henra Saragih mengapresiasi inovasi yang dihasilkan peserta Hackathon Digital Cooperatives 2026. (Foto: Dok. Ist)

Ke depan, Kementerian Koperasi berkomitmen untuk terus mengawal dan membina solusi-solusi terbaik dari ajang ini. Melalui kemitraan strategis dan peluang implementasi di lapangan, inovasi yang lahir diharapkan mampu membawa koperasi Indonesia menuju ekosistem ekonomi digital yang inklusif, modern, dan berkelanjutan.

"Bagi masyarakat yang ingin memantau perkembangan program jilid berikutnya atau memperoleh informasi lebih lanjut, detail kompetisi dapat diakses melalui situs resmi [https://hackathon.simkopdes.go.id/](https://hackathon.simkopdes.go.id/) atau akun Instagram @simkopdes," kata Henra.

(Patrick Pinaria)