Karhutla terjadi di Kabupaten Bangka Tengah menghanguskan lahan 1 hektare. (MI/Rendy Ferdiansyah)
24 Titik Panas Terdeteksi di Bangka Belitung
Rendy Ferdiansyah • 12 July 2026 16:13
Bangka: Titik panas (hotspot) yang diduga menjadi indikasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai muncul di sejumlah wilayah Provinsi Bangka Belitung (Babel). Data terbaru menunjukkan satelit memantau puluhan titik panas yang tersebar di berbagai kabupaten.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung, Budi Utama, mengungkapkan berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), saat ini terdeteksi sebanyak 24 titik panas di wilayah tersebut.
“Ke-24 titik panas itu tersebar di Bangka satu titik, Bangka Barat dua titik, Bangka Selatan 14 titik, Bangka Tengah satu titik, Belitung 4 empat titik, dan Belitung Timur dua titik,” kata Budi di Babel, Minggu, 12 Juli 2026.
Baca Juga :
Budi menjelaskan, tingkat akurasi titik panas tersebut rata-rata mencapai angka 8. Angka tersebut menunjukkan indikasi kuat adanya kejadian karhutla di lapangan.
Meski demikian, tim di lapangan terus melakukan pemantauan intensif sekaligus tindakan cepat untuk pemadaman. Salah satu kejadian terbaru dilaporkan terjadi di Kabupaten Bangka Tengah yang menghanguskan lahan seluas sekitar satu hektare.
“Sumber api belum kita ketahui dari mana, namun api berhasil dipadamkan. Lahan yang terdampak kurang lebih satu hektar,” ujar Budi.

Ilustrasi kebakaran hutan di Babel. MI
Kondisi cuaca saat ini dinilai sangat rawan memicu kebakaran lahan yang lebih luas. Oleh karena itu, BPBD mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang memicu api.
“Kami mengimbau warga untuk tidak membakar sampah sembarangan dan tidak membuang puntung rokok yang masih ada bara apinya. Kondisi cuaca seperti sekarang sangat rawan terjadi karhutla,” imbaunya.