Rakor Anev Operasi Ketupat 2026, Jasa Raharja Tekankan Sinergi untuk Keselamatan

Rakor Anev Operasi Ketupat 2026 di Semarang, Rabu, 22 April 2026. (Istimewa)

Rakor Anev Operasi Ketupat 2026, Jasa Raharja Tekankan Sinergi untuk Keselamatan

Lukman Diah Sari • 24 April 2026 14:15

Semarang: Rapat Koordinasi (Rakor) Analisa dan Evaluasi (Anev) Operasi Ketupat 2026, digelar di Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu, 23 April 2026. Rakor diikuti Jasa Raharja, Jasa Marga, Korlantas Polri, dan sejumlah stakeholder terkait.

Berdasarkan keterangan resmi yang diterima pada Jumat, 24 April 2026, rakor dibuka oleh Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, dan dihadiri Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Utama ASDP Heru Widodo, serta Direktur Pelindo Achmad Muchtasyar. 

"Keberhasilan Operasi Ketupat 2026 tidak hanya diukur dari kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga dari tingkat keselamatan pengguna jalan," ujar Kakorlantas Polri Irjen Agus dalam sambutannya.


Rakor Anev Operasi Ketupat 2026 di Semarang, Rabu, 22 April 2026. (Istimewa)

Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas lalu lintas selama periode arus mudik dan balik. Termasuk, kata dia, optimalisasi rekayasa lalu lintas, kesiapsiagaan personel, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan tepat

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa evaluasi ini merupakan bagian penting dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan angkutan lebaran. Pihaknya berharap ke depan penyelenggaraan transpotrasi lebaran bisa semakin baik.

"Karena ekspektasi masyarakat terhadap negara terus meningkat. Inovasi harus terus dihadirkan agar masyarakat dapat merasakan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkeselamatan,” ujar dia.

Sementara itu, Jasa Raharja berperan memberikan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas. Mulai dari koordinasi intensif dengan kepolisian dan instansi terkait, hingga kesiapsiagaan petugas di lapangan dalam memastikan proses penanganan korban kecelakaan berjalan cepat dan tepat.

"Evaluasi ini memberikan gambaran menyeluruh atas pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Jasa Raharja berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam percepatan penyerahan santunan dan optimalisasi koordinasi di lapangan, sehingga kehadiran kami benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, dalam keterangan resmi, diterima pada Jumat, 24 April 2026.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem transportasi yang berkeselamatan. Keikutsertaan dalam Rakor Anev Operasi Ketupat 2026 memperkuat peran Jasa Raharja dalam mendukung sistem transportasi nasional yang aman dan berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)