Rangkaian kereta melintas di Jalur Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung. (ANTARA/HO KAI Daop 2 Bandung)
Naik KA Sangkuriang, Bandung ke Banyuwangi Tak Perlu Lagi Transit
Whisnu Mardiansyah • 21 April 2026 18:24
Bandung: PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi membuka rute baru dengan KA Sangkuriang relasi Bandung-Ketapang, Banyuwangi. Layanan ini memungkinkan masyarakat Jawa Barat menembus ujung timur Pulau Jawa secara langsung tanpa perlu transit untuk berganti kereta api.
Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan layanan yang mulai beroperasi pada Sabtu, 1 Mei 2026 itu memangkas kerumitan transit yang selama ini menjadi kendala mobilitas jarak jauh masyarakat menuju pelabuhan penyeberangan ke Bali. Pernyataan tersebut ia sampaikan di Bandung, Jawa Barat, pada Selasa, 21 April 2026.
"Kami menghadirkan KA Sangkuriang sebagai solusi transportasi yang menghubungkan Bandung dengan berbagai kota penting di Pulau Jawa hingga Ketapang. Layanan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata," ujar Kuswardojo seperti dilansir Antara, Selasa, 21 April 2026.
Demi menyasar berbagai segmen pasar, mulai dari pelancong beranggaran rendah hingga kelas atas, KAI menyediakan total 456 kursi dalam satu rangkaian.
Formasi tersebut mencakup 240 kursi kelas ekonomi, 200 kursi kelas eksekutif, serta 16 kursi eksklusif pada compartment class bagi pelanggan yang mengutamakan privasi.
Kuswardojo menegaskan kehadiran rute panjang ini bukan sekadar menambah pilihan perjalanan, melainkan strategi KAI dalam memperkuat konektivitas antarwilayah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
"Kereta api merupakan moda transportasi massal yang efisien dan rendah emisi. Dengan hadirnya layanan ini, kami berharap masyarakat semakin menjadikan kereta api sebagai pilihan utama dalam bepergian jarak jauh," katanya.

KA Sangkuriang rute Kepatang-Bandung akan diluncurkan pada 2 Mei 2026. ANTARA/HO-Humas KAI Daop 9
Rute KA Sangkuriang dirancang melintasi kota-kota strategis di Jawa Tengah termasuk Yogyakarta sebelum berakhir di Ketapang. Pola perjalanan sekali duduk ini diharapkan mampu mendongkrak minat masyarakat beralih dari transportasi pribadi ke moda kereta api yang lebih tepat waktu.
Pemesanan tiket saat ini sudah dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI serta kanal resmi lainnya. KAI berharap inovasi ini menjadi katalisator bagi dinamika mobilitas masyarakat Jawa Barat yang semakin tinggi menuju destinasi wisata maupun pusat ekonomi di Jawa Timur.