Kebakaran di Kompleks Kimia Rusia Tewaskan 7 Orang, Termasuk 6 Warga Tiongkok

Kebakaran melanda kompleks petrokimia di wilayah Amur, Rusia. (Anadolu Agency)

Kebakaran di Kompleks Kimia Rusia Tewaskan 7 Orang, Termasuk 6 Warga Tiongkok

Willy Haryono • 26 August 2026 18:38

Moskow: Sedikitnya tujuh orang tewas, termasuk enam warga negara Tiongkok, dengan sembilan lainnya masih hilang setelah kebakaran melanda kompleks petrokimia di wilayah Amur, Rusia timur jauh.

Pihak kompleks mengatakan sebanyak 152 orang mengalami luka-luka, termasuk 36 orang yang harus dilarikan ke rumah sakit. Kebakaran yang terjadi pada Selasa tersebut telah berhasil dipadamkan pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Dikutip dari AsiaOne, sebuah pesawat layanan darurat juga dikerahkan untuk membawa sejumlah korban luka ke rumah sakit lain di Rusia.

Kompleks tersebut dikenal sebagai salah satu proyek produksi polietilena dan polipropilena terbesar di dunia. Fasilitas itu merupakan proyek kerja sama perusahaan energi Rusia Sibur dan perusahaan minyak dan gas Tiongkok, Sinopec.

Meski demikian, kompleks tersebut belum mulai beroperasi dan saat ini masih dalam tahap persiapan menuju produksi.

Investigasi Keselamatan Industri

Komite Investigasi Rusia mengatakan pihaknya tengah menyelidiki insiden tersebut sebagai dugaan pelanggaran peraturan keselamatan industri. Penyelidik juga sedang berupaya mengetahui penyebab kebakaran.

Rusia diketahui kerap menggunakan tenaga kerja asing, termasuk pekerja asal Tiongkok, dalam pembangunan proyek industri dan infrastruktur berskala besar.

Kompleks Gas Kimia Amur diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 2,3 juta ton polietilena dan 400 ribu ton polipropilena per tahun setelah beroperasi.

Baca juga:  Kebakaran Hebat Melanda Gudang Material Kertas di Rusia

(Willy Haryono)