Ilustrasi. Foto: dok Metrotvnews.com
Inovasi Platform Trading Bantu Investor Analisis Pasar Lebih Dalam
Husen Miftahudin • 26 August 2026 16:44
Jakarta: Aplikasi investasi dan trading saham online Stockbit terus memperkuat fitur dan teknologi untuk membantu investor dan trader mengambil keputusan secara lebih efektif.
Sepanjang paruh pertama 2026, Stockbit menghadirkan sejumlah inovasi yang mencakup analisis pasar, data kepemilikan saham, aktivitas broker, hingga efisiensi transaksi.
Head of PR & Corporate Communication Stockbit William mengatakan kebutuhan investor dan trader profesional terhadap data yang komprehensif terus meningkat. Data tersebut dibutuhkan untuk memahami dinamika pasar dan mendukung proses analisis.
"Investor dan trader profesional membutuhkan lebih dari sekadar akses untuk melakukan transaksi. Mereka membutuhkan data yang semakin komprehensif, cepat, dan mudah dianalisis untuk memahami dinamika pasar. Karena itu, tim Stockbit terus berinovasi dengan menghadirkan fitur-fitur yang dapat membantu pengguna melakukan analisis secara lebih mendalam," ujar William dalam keterangan tertulis, Rabu, 26 Agustus 2026.
Salah satu fokus pengembangan Stockbit pada paruh pertama 2026 adalah memperkaya data dan analisis aktivitas broker. Pengguna dapat memanfaatkan Filter by Broker di Running Trade untuk menyaring transaksi berdasarkan broker tertentu. Stockbit juga menghadirkan Broker Activity, Multiple Broker Activity, Broker Daily Activity, Broker Analysis di Desktop App, serta Broker Flow.
Rangkaian fitur tersebut memberikan informasi mengenai aktivitas broker dan pergerakan transaksi di pasar secara lebih terarah. Pada Broker Flow, pengguna dapat memanfaatkan Trade Flow dan Candlestick View untuk menganalisis aktivitas perdagangan melalui visualisasi pergerakan transaksi.
Sementara itu, Lock Broker Flow memungkinkan pengguna mempertahankan tampilan analisis broker tertentu ketika mengeksplorasi data. Di Running Trade, Stockbit menambahkan Value dan Real-Time Order Queue untuk memberikan informasi transaksi serta antrean order secara waktu nyata. Fitur Display Frequency juga membantu pengguna melihat frekuensi kemunculan transaksi secara lebih terstruktur.
Perluas data kepemilikan saham
Stockbit turut memperluas informasi mengenai struktur dan kepemilikan saham untuk meningkatkan transparansi data bagi investor. Pengguna Web kini dapat mengakses Data Ultimate Beneficiary Owner (UBO) serta Data Kepemilikan Saham di atas 1 persen. Informasi tersebut memberikan gambaran mengenai pihak-pihak yang memiliki kepemilikan signifikan dalam suatu perusahaan.
Selain itu, tersedia Data Holdings & Investor Network di Web serta Investor Network di Mobile. Fitur tersebut membantu pengguna mengeksplorasi informasi kepemilikan dan keterkaitan antarinvestor.
Stockbit juga menyediakan Data 39 Jenis Komposisi Pemegang Saham untuk memberikan informasi lebih mendalam mengenai struktur pemegang saham perusahaan.
Untuk mempermudah investor memantau transaksi, Stockbit menghadirkan Open Order on Company Profile. Fitur tersebut memungkinkan pengguna melihat informasi terkait order langsung dari halaman profil perusahaan.
Sementara itu, Ownership Allocation di Mobile memberikan akses terhadap informasi alokasi kepemilikan melalui perangkat seluler. Stockbit juga memperkenalkan Merge Order ID untuk menyederhanakan tampilan order yang berkaitan sehingga aktivitas transaksi dapat dipantau lebih efisien.

(Cara memakai AI Reports di Stockbit. Foto: dok Stockbit)
Hadirkan AI Reports untuk riset
Di tengah perkembangan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI), Stockbit memperkenalkan AI Reports sebagai bagian dari pengembangan fitur berbasis AI.
Fitur tersebut dirancang untuk membantu investor memperoleh rangkuman dan informasi yang relevan dalam proses riset. Dengan demikian, pengguna dapat menghemat waktu ketika mengeksplorasi informasi mengenai perusahaan.
"Kehadiran AI Reports menjadi bagian dari upaya Stockbit untuk menggabungkan kekuatan data dengan teknologi AI dalam mendukung proses analisis investor," jelas William.
Bagi investor yang mengikuti aksi korporasi seperti penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO), Stockbit menghadirkan Track Record Underwriters yang tersedia di Mobile, Web, dan Desktop App.
Fitur tersebut memungkinkan pengguna mengeksplorasi rekam jejak penjamin emisi dalam satu tempat. Informasi tersebut dapat menjadi bahan tambahan bagi investor ketika melakukan riset terhadap perusahaan yang akan melakukan penawaran umum.
"Pengembangan fitur-fitur ini kami lakukan berdasarkan kebutuhan pengguna yang semakin kompleks seiring perjalanan mereka dalam berinvestasi. Kami ingin Stockbit tidak hanya menjadi tempat untuk bertransaksi, tetapi juga menjadi platform yang menyediakan berbagai data dan perangkat analisis untuk membantu investor dan trader melakukan riset secara lebih menyeluruh," lanjut William.
Dengan berbagai inovasi tersebut, Stockbit terus mengembangkan platform investasi yang menggabungkan data, teknologi, dan pengalaman pengguna. William menegaskan pengembangan fitur akan terus dilakukan untuk menjawab kebutuhan investor dan trader yang semakin beragam serta mendukung proses riset dan aktivitas perdagangan secara lebih efisien.