Investasi Raksasa Rp1.700 Triliun Dibutuhkan untuk Dorong Program PLTS 100 GW

Sesi Diskusi Rekomendasi Kebijakan, Regulasi, dan Implementasi Program 100 GW PLTS di Post Kantoor, Jumat, 20 Februari 2026. (Metrotvnews.com)

Investasi Raksasa Rp1.700 Triliun Dibutuhkan untuk Dorong Program PLTS 100 GW

Willy Haryono • 21 February 2026 16:46

Jakarta: Program pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt (GW) di Indonesia diperkirakan membutuhkan investasi sekitar USD100 miliar atau setara Rp1.700 triliun.

Besarnya kebutuhan dana tersebut mendorong para pakar menekankan pentingnya skema pembiayaan yang mampu menarik investasi swasta dan sumber pendanaan alternatif.

Direktur Climate Policy Initiative (CPI) Indonesia, Tiza Mafira, mengatakan pemerintah perlu mendorong mobilisasi pembiayaan di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), termasuk dari sektor swasta dan lembaga keuangan.

“Kita membutuhkan mobilisasi pendanaan tambahan di luar APBN. Angka Rp1.700 triliun itu dapat dipandang sebagai investasi untuk mendukung produktivitas nasional,” ujar Tiza, dalam acara publikasi draf rekomendasi kebijakan untuk mendukung rencana pembangunan PLTS 100 gigawatt di Post Kantoor, Jakarta, Jumat, 20 Februari 2026.

Ia juga menyoroti masih adanya kehati-hatian perbankan dalam membiayai proyek energi terbarukan, terutama skala kecil. Untuk itu, diperlukan instrumen mitigasi risiko agar lembaga keuangan lebih yakin dalam menyalurkan pembiayaan.

Selain itu, pemerintah juga didorong mengembangkan inovasi fiskal, seperti pemanfaatan pajak karbon dan pengalihan sebagian subsidi energi fosil, untuk memperkuat pembiayaan transisi energi.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebelumnya memproyeksikan transisi menuju energi hijau berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia rata-rata hingga 6 persen per tahun sampai 2045.

Program PLTS 100 GW dinilai tidak hanya akan memperluas infrastruktur energi bersih, tetapi juga berpotensi memperkuat daya saing ekonomi Indonesia dan menciptakan peluang pertumbuhan baru. (Kelvin Yurcel)

Baca juga:  Program PLTS 100 GW Bisa Hidupkan Ekonomi 80.000 Desa di Indonesia

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)