Kapal perang terbaru TNI Angkatan Laut, KRI Prabu Siliwangi-321, resmi bersandar di Pelabuhan Casablanca, Maroko. Foto: Dok. Istimewa.
KRI Prabu Siliwangi-321 Singgah di Maroko, Perkuat Diplomasi Maritim Indonesia
Fachri Audhia Hafiez • 16 February 2026 22:33
Jakarta: Kapal perang terbaru TNI Angkatan Laut, KRI Prabu Siliwangi-321, resmi bersandar di Pelabuhan Casablanca, Maroko, dalam rangkaian pelayaran perdana dari Italia menuju Tanah Air. Kehadiran kapal jenis fregat termutakhir ini menjadi momentum penting bagi penguatan diplomasi maritim dan simbol modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia.
“Kehadiran KRI Prabu Siliwangi-321 di Casablanca mencerminkan komitmen Indonesia dalam membangun kekuatan pertahanan laut yang modern sekaligus memperkuat persahabatan dengan negara sahabat, termasuk Kerajaan Maroko. Diplomasi Angkatan Laut menjadi jembatan penting dalam membangun saling pengertian dan kerja sama yang lebih erat,” ujar Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Maroko, Marsekal TNI (Purn.) Yuyu Sutisna, dalam sambutannya di Casablanca, dikutip dari keterangan tertulis, Senin, 16 Februari 2026.
Yuyu yang melakukan peninjauan langsung ke atas kapal mengapresiasi profesionalisme seluruh awak dalam menjalankan misi pelayaran jarak jauh ini. Mantan Kepala Staf Angkatan Udara tersebut menekankan bahwa KRI Prabu Siliwangi-321, yang dibangun oleh galangan kapal Fincantieri Italia, merupakan salah satu kapal perang paling canggih yang akan memperkuat jajaran armada TNI AL.
“Misi ini merupakan tonggak penting dalam sejarah modernisasi TNI Angkatan Laut. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, jaga keselamatan dan keamanan, serta patuhi seluruh prosedur yang berlaku. Bangsa Indonesia menantikan kepulangan kalian dengan selamat di tanah air,” ucap Yuyu.

Kapal perang terbaru TNI Angkatan Laut, KRI Prabu Siliwangi-321, resmi bersandar di Pelabuhan Casablanca, Maroko. Foto: Dok. Istimewa.
Selama bersandar, Komandan KRI Prabu Siliwangi-321, Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmadja, melakukan kunjungan kehormatan kepada Komandan Pangkalan Angkatan Laut Maroko. Setelah menyelesaikan pengisian logistik dan bahan bakar, kapal perang ini dijadwalkan bertolak meninggalkan Casablanca pada 17 Februari 2026 untuk melanjutkan perjalanan menuju Indonesia melalui beberapa pelabuhan di kawasan Afrika.