Guru Sekolah Rakyat dari Lulusan PPG Bakal Diseleksi Ketat

Ilustrasi Sekolah Rakyat. Foto: Dok. MI.

Guru Sekolah Rakyat dari Lulusan PPG Bakal Diseleksi Ketat

Hendrik Simorangkir • 26 February 2026 15:26

Tangerang: Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengakui kebutuhan pengajar untuk di sekolah rakyat di seluruh Indonesia masih belum tercukupi. Kemensos bakal menyeleksi secara ketat para pengajar untuk bisa memenuhi kebutuhan dari kekurangan tersebut.

 
"Belum semua tercukupi, tapi Insyaallah seiring waktu, pelan-pelan akan kita cukupi semua," ujar Mensos yang akrab disapa Gus Ipul di BSD Tangerang, Kamis, 26 Februari 2026.
 
Menurut Gus Ipul, saat ini terdapat lebih dari dua ribu tenaga pengajar yang telah diangkat pada tahun lalu sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K), yang mengisi di 166 sekolah rakyat di seluruh Indonesia.
 
"Kami nantinya akan menseleksi guru-guru sekolah rakyat secara ketat, bersama Kementerian Pendidikan Dasar Menengah dan juga beberapa lagi kementerian terkait, Dari mereka yang telah memiliki PPG (Profesi Pendidikan Guru). Jadi yang bisa seleksi ini adalah guru-guru yang telah mengikuti PPG," jelas Gus Ipul.
 
Gus Ipul menuturkan, selain tenaga pengajar pihaknya pun akan menambah kuota penerimaan terhadap siswa. Untuk sekolah rakyat di Tangerang Selatan, kata Gus Ipul, nantinya akan diisi hingga 300 siswa. 
 
"Kalau di Tangerang Selatan kan gedungnya semetara. Jadi nanti ada gedung permanen. Kalau gedung permanennya jadi berarti kita bisa menerima sekitar 300 siswa, 100 SD, 100 SMP, dan 100 SMA," kata Gus Ipul.


Menteri Sosial Syaifullah Yusuf (Gus Ipul). Branda Antara

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)