Garuda Indonesia flight GA421 – Boeing B737-300 (PK-GWA). (Aviation Accident)
16 Januari 2002: Pesawat Garuda GA421 Mendarat di Bengawan Solo, 59 Selamat
Lukman Diah Sari • 16 January 2026 08:44
Klaten: Pada 16 Januari 2002, pesawat Garuda Indonesia Penerbangan penerbangan GA421 yang mengangkut 60 orang harus melakukan pendaratan darurat di Sungai Bengawan Solo, di Desa Serenan, Klaten, Jawa Tengah. Dari 60 penumpang, sebanyak 59 orang berhasil selamat, sedangkan satu pramugari meninggal.
Melansir berbagai sumber, cuaca buruk berupa hujan lebat dan es membuat dua mesin pesawat mengalami flameout. Pesawat tersebut semula dalam perjalanan dari Bandar Udara Selaparang, Ampenan (Lombok) menuju Bandar Udara Adisutjipto, Yogyakarta.
Baca Juga :
Kilas Balik Tragedi AirAsia QZ8501: Hilang Kontak di Selat Karimata pada 28 Desember 2014
Kronologi Kejadian
Penerbangan GA421 menggunakan sebuah Boeing 737-300 dengan registrasi PK-GWA. Sekitar 90 detik setelah memasuki cuaca buruk, kedua mesin, jenis CFM International CFM56, mengalami kehilangan tenaga total akibat bertabrakan dengan badai es dan hujan deras.Hal ini membuat semua sumber listrik dari mesin padam, sehingga kru pesawat kehilangan sebagian sistem pesawat. Upaya untuk restart mesin dan unit power pendukung (APU) pun gagal.

Garuda Indonesia flight GA421 – Boeing B737-300 (PK-GWA). (Aviation Accident)
Kru kemudian mencari jalur paling aman untuk pendaratan darurat. Ketika melihat Sungai Bengawan Solo, pesawat yang saat itu diawaki Kapten Abdul Rozak, memutuskan untuk mencoba mendaratkan pesawat di permukaan air yang relatif dangkal.
Sekitar pukul 15.30 WIB, pesawat berhasil mendarat di permukaan sungai. Warga sekitar Sungai Bengawan Solo segera membantu proses evakuasi penumpang. Sejumlah penumpang yang terluka dibawa ke klinik terdekat sembari menunggu kru penyelamat tiba.
Sementara itu, dari 60 penumpang pesawat yang juga diisi kru, satu orang di antaranya meninggal. Korban meninggal adalah pramugari, akibat benturan ketika bagian ekor pesawat mengenai dasar sungai.