Tim SAR Gabungan saat mencoba mengevakuasi korban jatuhnya pesawat ATR 42-500, di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan, Minggu, 18 Januari 2026.
Pesawat ATR 400 Sempat Mengalami Gangguan Mesin Sebelum Jatuh
Muhammad Syawaluddin • 18 January 2026 18:48
Makassar: Pesawat ATR 400 yang jatuh di Kawasan Taman Nasional Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, sempat mengalami gangguan mesin sebelum lepas landas. Direktur Operasional Indonesia Air Transport, Capt Edwin, menyebut gangguan itu terjadi sebelum pesawat berangkat menuju Makassar.
"Memang trouble di engineering kami dan kami sudah perbaiki," katanya, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, 18 Januari 2026.
Ia mengatakan masalah engineering pada pesawat ATR 400 terjadi pada Jumat, 16 Januari 2026. Kejadian itu terjadi sehari sebelum pesawat tersebut dijadwalkan terbang ke Yogyakarta, lalu menuju Makassar.
"Itu (troble mesin) terjadi di hari Jumat," ungkapnya.
Namun, pihaknya memastikan mesin pesawat dalam kondisi normal saat lepas landas dari Halim Perdanakusuma menuju Yogyakarta. Apalagi, pesawat diperiksa terlebih dahulu sebelum penerbangan resmi.
"Masalah itu sudah kami perbaiki dan sudah kami tes. Terbukti dari Halim Perdanakusuma, Semarang, hingga ke Yogyakarta tidak ada masalah," ungkap Edwin.

Serpihan Pesawat ATR 400 ditemukan di kawasan Gunung Bulusaraung. Dokumentasi/Istimewa
Sebagai informasi, pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport (AT) yang terbang dari Yogyakarta ke Makassar tersebut hilang kontak saat berada di sekitar Kawasan Taman Nasional Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Pesawat tersebut hilang kontak pada pukul 13.17 WITA.
Dalam pesawat rute Yogyakarta-Makassar tersebut diperkirakan ditumpangi sebanyak 11 orang. Mereka terdiri dari delapan orang crew dan tiga orang penumpang.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian pesawat tersebut. Mereka telah menemukan serpihan dan badan pesawat, serta satu korban, yang belum bisa dievakuasi karena kondisi cuaca.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com