Menlu Sugiono. Foto: Metro TV
Indonesia Sepakati 4 Kerja Sama Pertahanan dan 16 Perjanjian Penegakan Hukum di 2025
M Sholahadhin Azhar • 14 January 2026 12:14
Jakarta: Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono, membeberkan capaian diplomasi pada 2025. Capaian tersebut mencakup kerja sama di berbagai bidang, dengan negara sahabat.
"Dalam setahun terakhir, kita menyepakati tujuh kerja sama di bidang pertahanan serta 16 perjanjian penegakan hukum," kata Sugiono di Jakarta, Rabu, 14 Januari 2026.
Kerja sama dijalin dengan negara sahabat seperti Australia, Kanada, Prancis, Turki, dan Yordania. Indonesia, kata Sugiono, juga membentuk kemitraan strategis dengan Rusia dan Thailand, serta kemitraan strategis komprehensif dengan Vietnam.
"Berbagai kesepakatan ini adalah komitmen untuk memperdalam kepastian kerja sama dan interoperabilitas," kata Sugiono.
Sepanjang satu tahun terakhir, kata Sugiono, Indonesia telah melakukan empat dialog 2 plus 2 dengan Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan negara mitra kunci. Yakni, dengan Tiongkok, Jepang, Australia, dan Turki di awal tahun.
Menlu Sugiono. Foto: Metro TV"Empat pertemuan 2 plus 2 dalam satu tahun terakhir mencerminkan sebuah kesadaran strategis. Bahwa di tengah dunia yang semakin tidak dapat diprediksi, diplomasi dan pertahanan menjadi satu hal yang tidak terpisahkan," kata Sugiono.
Menurut Sugiono, ketika risiko salah hitung meningkat dan persepsi menjadi faktor kunci, sinergi kebijakan luar negeri dan pertahanan adalah instrumen stabilisasi. Bagi Indonesia, kata Sugiono, pertahanan tidak dibangun dengan unjuk kekuatan.
"Tetapi melalui kepastian, pencegahan, dan membuka ruang-ruang dialog," tegas Sugiono.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com