Pada putaran pertama, Rezaldi hanya sekali tampil sebagai pemain pengganti saat Persib bertandang ke markas PSIM Yogyakarta, 24 Agustus 2025. Pemain yang turut menjadi bagian dari skuad juara Liga 1 musim 2023/24 dan 2024/25 itu juga mencatatkan dua penampilan di AFC Champions League Two, seluruhnya dari bangku cadangan.
Sementara itu, Hamra Hehanussa yang bergabung pada awal musim ini belum memperoleh kesempatan tampil di laga resmi. Meski demikian, performanya selama sesi latihan dinilai menunjukkan potensi yang menjanjikan.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengatakan peminjaman tersebut didasari penilaian positif klub terhadap kualitas kedua pemain, termasuk Hamra yang dipandang sebagai aset masa depan.
"Hamra memiliki potensi yang sangat baik. Dalam latihan, dia terus menunjukkan progres dan sikap yang positif. Karena itu, kami ingin memastikan ia mendapatkan kesempatan bermain yang sesuai dengan kemampuannya. Bersama Persik, kami berharap Hamra bisa memperoleh pengalaman bertanding yang penting untuk perkembangannya," ujar Adhitia di Bandung, Jumat, 16 Januari 2026.
Adhitia menambahkan, peminjaman juga dilakukan demi menjaga ritme kompetisi dan kesiapan pemain. "Jam terbang menjadi faktor penting dalam perkembangan pemain. Selama enam bulan ke depan, kami berharap keduanya bisa bermain reguler, menjaga konsistensi, dan kembali dengan pengalaman yang lebih matang," katanya.

Skuat Persib Bandung. (Foto: dok. Ileague.id)
Persaingan di lini belakang Persib saat ini berlangsung ketat. Rezaldi harus bersaing dengan Eliano Reijnders, Alfeandra Dewangga, hingga Federico Barba, sementara Hamra menghadapi kompetisi dengan Kakang Rudianto, Frans Putros, serta opsi lain di sektor pertahanan.
Melalui skema peminjaman ini, Persib menegaskan Rezaldi dan Hamra tetap menjadi bagian dari rencana jangka panjang klub. "Kami optimistis pengalaman bersama Persik Kediri akan menjadi bekal berharga bagi keduanya saat kembali memperkuat Persib di masa mendatang," ungkap Adhitia.