Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Perbaikan Rumput Si Jalak Harupat Capai 95 Persen

Situasi Stadion Si Jalak Harupat saat digunakan pada gelaran Piala Presiden di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (ANTARA/Rubby Jovan)

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Perbaikan Rumput Si Jalak Harupat Capai 95 Persen

Whisnu Mardiansyah • 21 September 2026 17:32

Bandung: Pemerintah Kabupaten Bandung memastikan Stadion Si Jalak Harupat siap digunakan sebagai salah satu venue FIFA ASEAN Cup 2026. Kesiapan tersebut mencakup kondisi rumput lapangan yang saat ini dalam tahap akhir perbaikan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung Dicky Anugrah mengatakan perbaikan rumput stadion yang dikerjakan vendor yang disiapkan FIFA telah mencapai sekitar 95 persen.

“Kita optimistis karena memang rumput dari Si Jalak Harupat sudah memiliki standardisasi dan lisensi PSSI,” ujar Dicky di Bandung, seperti dilansir Antara, Senin, 21 September 2026.

Dicky menuturkan Stadion Si Jalak Harupat memiliki pengalaman menggelar pertandingan internasional. Stadion tersebut sebelumnya menjadi salah satu venue penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2023.

Pengalaman tersebut turut didukung standardisasi serta lisensi yang dimiliki Stadion Si Jalak Harupat. Menurut Dicky, kedua aspek tersebut telah memenuhi persyaratan untuk mendukung pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026.
 


Stadion Si Jalak Harupat akan digunakan selama periode penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026, yakni 25 September hingga 5 Oktober 2026. Pada fase tersebut, stadion menjadi lokasi pertandingan Grup B yang diikuti Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan.

“Untuk saat ini, 25 September sampai 5 Oktober, peruntukannya hanya untuk Piala ASEAN Cup. Tidak boleh digunakan untuk kegiatan yang lain,” katanya.

Pembatasan penggunaan stadion berlaku selama periode turnamen. Setelah pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026 berakhir, Stadion Si Jalak Harupat dapat kembali dimanfaatkan untuk kegiatan lain sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Mees Hilgers. Foto: X/@timnasindonesia


Selain aspek penyelenggaraan olahraga, Pemerintah Kabupaten Bandung berharap gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 turut memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Sektor yang diharapkan ikut memperoleh manfaat antara lain pariwisata, perhotelan, restoran, serta meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE).

“Mudah-mudahan bisa berimbas terhadap ekonomi masyarakat, sport tourism, dan sport industry. Ini juga menjadi harapan besar bagi Kabupaten Bandung,” kata dia.

(Whisnu M)