Berapa Biaya Pap Smear? Ini Kisaran Harga dan Manfaatnya

Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com

Berapa Biaya Pap Smear? Ini Kisaran Harga dan Manfaatnya

Eko Nordiansyah • 4 February 2026 15:35

Jakarta: Pap smear merupakan pemeriksaan penting untuk deteksi dini kanker serviks, yang masih menjadi salah satu kanker paling umum pada wanita di Indonesia. Pemeriksaan ini dapat mengidentifikasi adanya perubahan sel abnormal pada leher rahim sebelum berkembang menjadi kanker.

Tujuan dan jadwal pemeriksaan

Tujuan utama pap smear adalah mendeteksi sel abnormal atau tanda awal kanker serviks sedini mungkin. Kanker serviks umumnya disebabkan oleh infeksi Virus HPV (Human Papillomavirus).

Dari sisi jadwal, pemeriksaan pap smear direkomendasikan mulai usia 21 hingga 29 tahun setiap tiga tahun sekali. Sementara itu, perempuan berusia 30 hingga 65 tahun dianjurkan menjalani pemeriksaan setiap lima tahun sekali, yang sering kali dikombinasikan dengan tes HPV-DNA.

Pemeriksaan rutin umumnya tidak lagi disarankan bagi perempuan di atas usia 65 tahun, kecuali memiliki kondisi tertentu seperti riwayat infeksi HIV, pernah menjalani terapi kanker serviks, atau memiliki sistem imun yang lemah.

Baca Juga :

Prediksi Keuangan 2026: Ini 5 Shio yang Bakal Panen Cuan di Tahun Kuda Api



(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)
 

Prosedur dan hasil pemeriksaan

Prosedur pap smear tergolong singkat dan sederhana, dengan durasi sekitar 10 hingga 20 menit. Dokter akan mengambil sampel sel dari permukaan leher rahim menggunakan spatula atau sikat lembut, kemudian sampel tersebut dianalisis di laboratorium.

Hasil pemeriksaan biasanya terbagi menjadi dua kategori. Hasil negatif menunjukkan sel-sel serviks dalam kondisi normal, sedangkan hasil positif menandakan adanya sel abnormal. Jika ditemukan hasil positif, dokter umumnya akan merekomendasikan pemeriksaan lanjutan, seperti kolposkopi, untuk evaluasi yang lebih mendalam.

Kisaran biaya

Biaya pap smear di Indonesia sangat bervariasi, tergantung pada fasilitas kesehatan dan jenis metode yang digunakan. Berikut adalah perkiraan kisaran biayanya:

1. Pap smear konvensional

  • Kisaran Umum: Rp200 ribu-Rp1 juta+.
  • Contoh di Prodia: Sekitar Rp450 ribu.

2. Metode lain

  • Sitologi Serviks Berbasis Cairan (SSBC/LBC): Mulai dari Rp550 ribu. Metode ini dianggap lebih spesifik dan sensitif dibanding pap smear konvensional.
  • Panel Uji Saring Kanker Serviks (kombinasi SSBC dan HPV-DNA High Risk): Mulai dari Rp1,1 juta.
Selain pap smear konvensional, terdapat metode pemeriksaan yang lebih modern seperti Sitologi Serviks Berbasis Cairan (SSBC). Metode ini dinilai lebih akurat dalam mendeteksi kelainan karena mengurangi risiko sampel yang tidak terbaca.

Pap smear merupakan investasi penting untuk kesehatan perempuan. Dengan biaya yang bervariasi mulai dari Rp200 ribu, setiap wanita disarankan untuk menjalani pemeriksaan secara berkala sesuai dengan rekomendasi usia. Deteksi dini melalui pap smear atau metode alternatif seperti SSBC dapat menjadi langkah kunci dalam pencegahan dan penanganan dini kanker serviks. (Muhammad Adyatma Damardjati)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)