Ilustrasi. Foto: Dok MI
IHSG Dibuka Melemah, Sentimen Negatif Masih Membayangi
Eko Nordiansyah • 2 February 2026 09:25
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini dibuka melemah. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Senin, 2 Februari 2026, IHSG berada di posisi 8.306,163.
Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.20 WIB, IHSG langsung jatuh 365,471 poin setara 4,39 persen ke level 7.964,134. IHSG berada di level terendah 7.904,170.
Adapun sebanyak 56 saham emiten menguat pada perdagangan pagi ini. Sementara, 603 saham lainnya melemah dan 52 saham stagnan.
Untuk sementara, total transaksi yang tercatat sebanyak Rp7,780 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 13,660 miliar saham. Adapun kapitalisasi pasar mencapai Rp14.374,814 triliun.
Baca Juga :
OJK-SRO Siap Akomodasi Permintaan MSCI

(Ilustrasi. Foto: Dok ICDX)
IHSG diperkirakan sideways
Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, pasar AS ditutup melemah pada Jumat, 30 Januari 2026. Indeks Dow Jones turun 0,36 persen, S&P 500 merosot 0,43 persen, dan Nasdaq anjlok 0,94 persen.Indeks S&P 500 turun 0,43 persen ke 6.939,03 untuk hari ketiga berturut-turut seiring meredanya perdagangan spekulatif perak, Dow Jones melemah 179 poin (0,36 persen) ke 48.892,47, Nasdaq Composite berkinerja terburuk, namun secara keseluruhan pasar tetap menutup bulan di zona positif.
Pasar Asia ditutup melemah pada Jumat, 30 Januari 2026. Indeks Hang Seng anjlok 2,08 persen, Nikkei truun 0,10 persen, dan Shanghai melemah 0,96 persen. IHSG turun 1,18 persen ke 8,329.6 dengan net sell asing sebesar Rp1,52 triliun.
Adapun di perdagangan Senin pagi, 2 Februari 2026, Kospi dibuka melemah 1,05 persen. Sementara indeks Nikkei dibuka menguat 1,48 persen.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, Kami memperkirakan IHSG akan sideways, didorong oleh sentiment negatif dari pasar global dan regional dan sentiment positif dari dukungan pemerintah,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam risetnya.