Taruna Korban Tewas Ledakan KMP Aceh Hebat Bertambah Jadi 3 Orang

Sejumlah korban ledakan kamar mesin KMP Aceh Hebat 2 saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA), Banda Aceh, Aceh, Jumat (12/6/2026). (ANTARA FOTO/Akramul Muslim)

Taruna Korban Tewas Ledakan KMP Aceh Hebat Bertambah Jadi 3 Orang

Whisnu Mardiansyah • 1 July 2026 21:24

Aceh: Seorang lagi taruna Politeknik Pelayaran Malahayati korban insiden ledakan mesin KMP Aceh Hebat 2 meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh. Dengan demikian, total korban jiwa dari peristiwa tersebut bertambah menjadi tiga orang.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, membenarkan kabar duka atas meninggalnya salah satu korban bernama Muhammad Zulfikar.

"Iya betul, kami menerima kabar duka atas wafatnya salah satu korban bernama Muhammad Zulfikar," kata Andri Setiawan di Banda Aceh, seperti dilansir Antara, Rabu, 1 Juli 2026.

Almarhum meninggal dunia pada Rabu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh. Jenazahnya telah dipulangkan ke rumah duka di Sigli, Kabupaten Pidie, Aceh.

Sebelumnya, ledakan terjadi di kamar mesin kapal penyeberangan KMP Aceh Hebat 2 rute Banda Aceh - Sabang saat kapal sedang bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh, Jumat, 12 Juni 2026.

Insiden tersebut mengakibatkan 15 orang mengalami luka bakar, terdiri dari 14 mahasiswa Politeknik Pelayaran Malahayati dan seorang anak buah kapal KMP Aceh Hebat 2.



Seluruh korban menjalani penanganan medis di RSUD Zainoel Abidin. Hingga kini, tiga orang telah meninggal dunia, yakni Fahri Herdi Eko, Muhammad Bilal Ramzi, dan Muhammad Zulfikar.

Andri mengatakan, sejak hari pertama insiden, ASDP terus memastikan setiap korban memperoleh penanganan terbaik agar keluarga tidak menghadapi situasi ini sendirian.

"Atas nama Manajemen PT ASDP Indonesia Ferry, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Kami berdoa semoga almarhum mendapat tempat terbaik, serta keluarga diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan menghadapi cobaan ini," ujarnya.


Korban kebakaran akibat ledakan di kamar mesin KMP Aceh Hebat 2 di IGD RSUDZA Banda Aceh, Jumat, 12 Juni 2026. ANTARA/M Haris SA


Ia menegaskan, keselamatan dan kemanusiaan selalu menjadi prioritas yang tidak dapat dipisahkan. Sejak insiden terjadi, ASDP terus hadir mendampingi proses penanganan korban, berkoordinasi dengan rumah sakit dan seluruh instansi terkait, serta mengawal kebutuhan keluarga, termasuk hingga proses pemulangan jenazah dan pemakaman.

Selain itu, pihaknya terus mendukung proses investigasi yang tengah dilakukan kepolisian serta evaluasi menyeluruh terhadap setiap aspek operasional.

"Setiap pembelajaran dari peristiwa ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus memperkuat budaya keselamatan sebagai fondasi utama dalam penyelenggaraan layanan penyeberangan," kata Andri Setiawan.

(Whisnu M)