Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum PWI Pusat Anrico Pasaribu. Foto: Metro TV.
PWI Resmi Cabut Laporan ke Hotman Paris di Polda Metro Jaya
Gabriella Thesa Widiari • 28 July 2026 21:37
Jakarta: Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi mencabut laporan terhadap advokat Hotman Paris di Polda Metro Jaya. Langkah ini diambil setelah kedua belah pihak sepakat berdamai.
"Jadi pada malam ini kami telah melakukan pencabutan laporan terhadap Bapak Hotman Paris Hutapea," ujar Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan PWI Anrico Pasaribu, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa, 28 Juli 2026.
Baca Juga :
Dasco Pertemukan Ketua Umum PWI dan Hotman Paris
Adapun kesepakatan damai tersebut tercapai saat pertemuan antara Ketua Umum PWI Akhmad Munir dengan Hotman Paris pada Selasa, 28 Juli 2026. Pertemuan itu dimediasi oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.
Anrico mengatakan, dalam pertemuan itu, Hotman menyampaikan permintaan maaf secara langsung atas ucapannya yang menyinggung jurnalis. PWI pun menerima permintaan maaf tersebut.
"Secara hukum, kami melakukan pencabutan sesuai dengan mekanisme hukum. Bahwa ada restorative justice, bahwa ada mediasi, ada langkah-langkah yang harus kita tempuh juga," kata Anrico.
Dia mengatakan, dengan pencabutan laporan ini, maka PWI menganggap perosalan hukum dengan Hotman Paris sudah selesai. Namun, terkait prosedur hukum selanjutnya, PWI menyerahkan sepenuhnya proses administrasi pencabutan perkara tersebut kepada pihak penyidik kepolisian.
"Kalau ini delik aduan, tentunya kalau terjadi perdamaian, si pelapor mencabut. Setelah itu mereka akan melakukan satu gelar atau apa pun, ya kita serahkan kepada penyidik," kata Anrico.

Pertemuan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dengan pengacara Hotman Paris dan Ketua PWI Akhmad Munir. Foto: Instagram sufmi_dasco.
Diketahui, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengunggah momen pertemuannya dengan Hotman Paris dan Ketua Umum PWI Akhmad Munir, di akun Instagram pribadinya. Ketiga terlihat duduk dalam satu meja, sementara Hotman dan Munir saling berjabat tangan.
Pertemuan itu diinisiasi oleh Dasco, yang bertujuan untuk menjaga persatuan Indonesia.
"Jadi Pak Dasco mempertemukan saya dengan Pak Hotman, pertimbangannya untuk persatuan Indonesia," kata Ketua Umum PWI Akhmad Munir.