Messi Jadi Pemain Pertama yang Cetak Gol di 7 Laga Piala Dunia Berturut-turut

Lionel Messi dalam laga Argentina melawan Yordania Piala Dunia 2026. (Instagram/@afaseleccion)

Messi Jadi Pemain Pertama yang Cetak Gol di 7 Laga Piala Dunia Berturut-turut

Riza Aslam Khaeron • 28 June 2026 16:45

Texas: Lionel Messi kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola dunia. Pemain berusia 39 tahun tersebut sukses menjadi pemain pertama yang selalu mencetak gol dalam tujuh pertandingan Piala Dunia secara berturut-turut, sekaligus menajamkan rekornya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa di turnamen akbar tersebut.
 
Rekor bersejarah ini tercipta saat Argentina menghadapi Yordania dalam laga pamungkas fase grup di Stadion AT&T, Arlington, Texas, Sabtu, 27 Juni 2026 malam waktu setempat.

Masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, Messi mengunci kemenangan Argentina menjadi 3-1 lewat eksekusi tendangan bebas ciamik pada menit ke-80.

Gol tersebut merupakan gol ke-19 Messi sepanjang keikutsertaannya di Piala Dunia, memperlebar jarak rekor yang sebelumnya ia pegang sendiri sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa.

Sebelum memecahkan rekor ini, Messi bersanding dengan penyerang Prancis Just Fontaine dan legenda Brasil Jairzinho sebagai pemain yang selalu mencetak gol dalam enam laga Piala Dunia beruntun.

Melansir laporan ABC News, tendangan bebas Messi meluncur rendah menyusur rumput, melewati celah barisan pagar betis Yordania, dan bersarang mulus di sudut kiri gawang.

Gol indah ini tercipta setelah Messi dijatuhkan tepat di luar kotak penalti. Ini merupakan gol tendangan bebas ke-72 sepanjang karier profesionalnya, sekaligus yang ke-12 bagi tim nasional Argentina.

"Saya sampai kehabisan kata-kata untuk menggambarkan kehebatannya," ujar pelatih Argentina Lionel Scaloni, seperti dikutip dari ABC.

Berikut adalah rincian tujuh pertandingan beruntun tempat Messi berhasil mencetak gol:
  • 3 Desember 2022 (Argentina vs Australia): Piala Dunia 2022: 1 gol
  • 9 Desember 2022 (Belanda vs Argentina): Piala Dunia 2022: 1 gol
  • 13 Desember 2022 (Argentina vs Kroasia): Piala Dunia 2022: 1 gol
  • 18 Desember 2022 (Argentina vs Prancis): Piala Dunia 2022: 2 gol
  • 16 Juni 2026 (Argentina vs Aljazair): Piala Dunia 2026: 3 gol
  • 22 Juni 2026 (Argentina vs Austria): Piala Dunia 2026: 2 gol
  • 27 Juni 2026 (Yordania vs Argentina): Piala Dunia 2026: 1 gol
     

Penonton di Stadion Teriakkan Nama Messi


Lionel Messi dalam laga Argentina melawan Yordania Piala Dunia 2026. (Instagram/@afaseleccion)

Messi, yang baru saja merayakan ulang tahun ke-39 tiga hari sebelumnya, tidak diturunkan sebagai starter lantaran Argentina sudah dipastikan mengunci status juara Grup J. Laga ini pun sebenarnya tidak lagi menentukan bagi Yordania karena mereka sudah dipastikan tersingkir dari babak gugur.

Namun, hal itu sama sekali tidak menyurutkan antusiasme 70.649 penonton yang memadati markas Dallas Cowboys tersebut, yang mayoritas merupakan pendukung setia La Albiceleste.

Gemuruh penonton yang meneriakkan nama Messi sudah mulai terdengar sejak babak kedua baru dimulai. Stadion pecah oleh sorakan riuh saat sang kapten bangkit dari bangku cadangan untuk sekadar melakukan pemanasan.

Atmosfer kian bergemuruh ketika ia resmi masuk ke lapangan pada menit ke-60 menggantikan Lautaro Martinez, yang sebelumnya mencetak gol pembuka lewat titik putih di babak pertama.

Tambahan satu gol ini membuat Messi memimpin daftar pencetak gol terbanyak sementara Piala Dunia 2026 dengan koleksi enam gol. Ia unggul dua gol atas Kylian Mbappé, Vinicius Júnior, dan Erling Haaland yang masing-masing baru mengemas empat gol.
 
Baca Juga:
Kalahkan Panama, Harry Kane Jadi Pencetak Gol Terbanyak Inggris di Piala Dunia

Menariknya, meski telah mengoleksi segudang gelar individu termasuk delapan trofi Ballon d'Or, Messi belum pernah sekalipun membawa pulang penghargaan Sepatu Emas (Golden Boot) sebagai pencetak gol terbanyak di sepanjang keikutsertaannya dalam Piala Dunia.

Perjalanan Argentina di babak gugur dijadwalkan akan dimulai pada Jumat, 3 Juni 2026 waktu setempat mendatang di Florida Selatan.

Di bawah format baru turnamen yang diperluas menjadi 48 tim ini, laga tersebut akan menjadi awal dari rangkaian jadwal padat, total lima pertandingan dalam kurun waktu 17 hari, jika La Albiceleste mampu melaju mulus hingga babak final pada 19 Juli 2026.

(Husen Miftahudin)