10 Fakta Menarik Usai Prancis Bantai Norwegia: Dembele Jadi Bintangnya

Ousmane Dembele (atas) merayakan gol bersama Kylian Mbappe saat membawa Prancis mengalahkan Norwegia 4-1 pada laga terakhir Grup I Piala Dunia 2026. (Foto: fifa.com)

10 Fakta Menarik Usai Prancis Bantai Norwegia: Dembele Jadi Bintangnya

Patrick Pinaria • 27 June 2026 11:10

Jakarta: Sorotan jelang pertandingan Prancis kontra Norwegia sempat tertuju pada duel dua mesin gol dunia, Kylian Mbappe dan Erling Haaland. Namun, panggung justru menjadi milik Ousmane Dembele. Winger milik Paris Saint-Germain tersebut tampil luar biasa dengan mencetak hattrick saat Prancis membantai Norwegia 4-1 pada laga terakhir penyisihan Grup I Piala Dunia 2026, Sabtu, 27 Juni 2026, dini hari WIB.

Penampilan impresif Dembele tidak hanya membawa Les Bleus meraih kemenangan telak, tetapi juga mengantarkannya mencatatkan sejarah. Tiga gol yang dicetaknya hanya dalam waktu 32 menit menjadikan Dembele sebagai pencetak hattrick tercepat kedua dalam sejarah Piala Dunia.

Kemenangan tersebut memastikan Prancis lolos ke babak 32-besar dengan status juara Grup I setelah menyapu bersih tiga pertandingan dan mengoleksi sembilan poin.

Sementara itu, kekalahan dari Prancis tidak memberikan dampak buruk bagi Norwegia. Tim berjuluk The Vikings tersebut tetap lolos ke fase gugur dengan finis di peringkat kedua klasemen Grup I dan mengoleksi enam poin.

Rekor hattrick tercepat di Piala Dunia sendiri masih dipegang mantan penyerang Austria, Erich Probst. Ia mencetak tiga gol hanya dalam waktu 24 menit saat menghadapi Cekoslowakia pada Piala Dunia 1954.

Selain penampilan gemilang Dembele, statistik Opta juga mencatat sejumlah fakta menarik lainnya di balik kemenangan Prancis atas Norwegia. Berikut di antaranya yang telah dirangkum Metrotvnews.com:
 

1. Norwegia lakukan rotasi besar-besaran

Norwegia melakukan 10 perubahan dalam susunan pemain utama saat menghadapi Prancis. Catatan tersebut membuat mereka menjadi tim keempat yang melakukan sedikitnya 10 pergantian starter dalam satu edisi Piala Dunia.

Sebelumnya, rekor serupa pernah dicatat Spanyol pada 2006 (11 perubahan melawan Arab Saudi), Belgia pada 2018 (10 perubahan melawan Jepang), dan Brasil pada 2022 (10 perubahan melawan Korea Selatan).
 

2. Dembele bukukan hattrick keempat Prancis

Ousmane Dembele membukukan hattrick keempat Prancis sepanjang sejarah Piala Dunia. Sebelumnya, Just Fontaine mencatat dua hattrick pada Piala Dunia 1958, masing-masing saat menghadapi Paraguay dan Jerman. Sementara satu hattrick lainnya diciptakan Kylian Mbappe saat menghadapi Argentina pada final Piala Dunia 2022.
   

3. Hattrick tercepat kedua dalam sejarah

Tiga gol yang dicetak Dembele hanya dalam waktu 32 menit menjadikannya pencetak hattrick tercepat kedua sepanjang sejarah Piala Dunia. Rekor tercepat masih menjadi milik Erich Probst yang mencetak tiga gol dalam 24 menit saat membela Austria menghadapi Cekoslowakia pada Piala Dunia 1954.
 

4. Gol ketiga Dembele libatkan seluruh pemain Prancis

Gol ketiga Dembele menjadi gol pertama di Piala Dunia 2026 yang tercipta melalui rangkaian serangan yang melibatkan seluruh 11 pemain Prancis di lapangan. Dari total 182 gol yang telah tercipta di turnamen ini, belum ada gol lain yang lahir melalui proses serupa.
 

5. Prancis sapu bersih fase grup setelah 28 tahun

Prancis menutup fase grup dengan tiga kemenangan beruntun setelah sebelumnya mengalahkan Senegal 3-1 dan Irak 3-0. Ini menjadi kali pertama Les Bleus menyapu bersih seluruh pertandingan fase grup turnamen besar sejak Piala Dunia 1998. Menariknya, pada edisi tersebut Prancis berhasil keluar sebagai juara dunia.
 

6. Prancis tampil tajam dalam empat laga beruntun

Prancis mencetak sedikitnya tiga gol dalam empat pertandingan Piala Dunia secara beruntun. Rangkaian tersebut dimulai pada final Piala Dunia 2022 saat Les Bleus mencetak tiga gol ke gawang Argentina, lalu berlanjut pada tiga pertandingan fase grup Piala Dunia 2026.

Catatan tersebut menjadi rentetan terpanjang yang dibukukan sebuah tim sejak Spanyol melakukannya pada periode Piala Dunia 1998 hingga 2002.
 

7. Produktivitas terbaik sejak 1958

Prancis mengoleksi 10 gol sepanjang fase grup Piala Dunia 2026. Jumlah tersebut menjadi produktivitas terbaik Les Bleus pada fase grup sejak Piala Dunia 1958 ketika mereka mencetak 11 gol.
 

8. Maignan masuk buku sejarah Prancis

Mike Maignan menjadi kiper kedua Prancis yang berhasil menggagalkan tendangan penalti di Piala Dunia, tidak termasuk adu penalti. Sebelumnya, catatan tersebut hanya pernah dibukukan Joel Bats saat menggagalkan penalti Zico pada perempat final Piala Dunia 1986 melawan Brasil.
 

9. Aasgaard akhiri penantian Rangers

Gol Thelo Aasgaard ke gawang Prancis menjadikannya pemain Rangers pertama yang mencetak gol di Piala Dunia dalam 28 tahun terakhir. Terakhir kali, pencapaian tersebut diraih Brian Laudrup ketika membela Denmark menghadapi Brasil pada Piala Dunia 1998.
 

10. Mbappe terus dekati rekor Varane

Laga kontra Norwegia menjadi penampilan ke-15 Kylian Mbappe sebagai starter bersama Prancis di ajang Piala Dunia. Di antara pemain nonkiper, ia kini hanya terpaut dua penampilan dari Raphael Varane yang masih memegang rekor starter terbanyak Prancis di Piala Dunia dengan 17 pertandingan. Sementara Lilian Thuram dan Antoine Griezmann berada di posisi kedua dengan 16 penampilan.

(Patrick Pinaria)