14 Negara Cukup Imbang, Simak Skenario Lengkap Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026

Ilustrasi bola Piala Dunia 2026. Foto: Pexels

14 Negara Cukup Imbang, Simak Skenario Lengkap Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026

Muhamad Marup • 24 June 2026 20:45

Jakarta: Seluruh negara peserta Piala Dunia 2026 telah melalui dua pertandingan di babak grup. Beberapa tim sudah memastikan lolos ke babak 32 besar dan ada juga yang sudah pasti tersingkir dari turnamen sepak bola paling bergengsi antarnegara.

Sebanyak tujuh tim sudah memastikan lolos ke babak 32 besar yaitu Meksiko, Amerika Serikat, Jerman, Prancis, Norwegia, Argentina, dan Kolombia. Tersisa 25 tiket lagi yang bisa didapat masing-masing negara baik melalui status juara grup dan runner-up maupun peringkat tiga terbaik.

Namun, lima negara dipastikan tidak dapat meraih tiket tersebut. Haiti, Turki, Tunisia, Yordania, dan Panama dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026 usai menelan dua kekalahan dan pasti kalah secara head-to-head di grup masing-masing.

Di luar 5 tim yang pasti tersingkir, sisanya masih berpeluang meraih tiket di pertandingan terakhir baik secara otomatis maupun pemeringkatan tiga terbaik. Ada beberapa tim yang cukup meraih hasil seri untuk bisa lolos otomatis ke babak 32 besar tanpa mempertimbangkan hasil pertandingan lain.

Adapun rinciannya sebagai berikut.

  1. Korea Selatan (Grup A)
  2. Kanada (Grup B)
  3. Swiss (Grup B)
  4. Brasil (Grup C)
  5. Australia (Grup D)
  6. Pantai Gading (Grup E)
  7. Belanda (Grup F)
  8. Jepang (Grup F)
  9. Mesir (Grup G)
  10. Spanyol (Grup H)
  11. Austria (Grup J)
  12. Portugal (Grup K)
  13. Inggris (Grup L)
  14. Ghana (Grup L)

Kenapa Hasil Imbang Cukup?

Hasil imbang cukup bagi 14 negara tersebut karena raihan poin mereka tidak terkejar oleh tim-tim di bawahnya. Meskipun kemungkinan meraih poin sama, tapi secara head-to-head tim-tim tersebut masih unggul.

Swiss dan Kanada sama-sama meraih empat poin dan keduanya akan bertemu di pertandingan selanjutnya. Raihan lima poin tidak akan terkejar Bosnia & Herzegovina dan Qatar yang salah satunya dapat meraih maksimal empat poin.

Situasi hampir mirip juga dialami Portugal yang akan meraih lima poin jika imbang melawan Kolombia yang sudah pasti lolos ke babak 32 besar. Negara pesaing yaitu Republik Demokratik (RD) Kongo maksimal bisa meraih poin empat, sedangkan Uzbekistan maksimal tiga poin.

Situasi agak berbeda dialami Belanda saat menghadapi Tunisia yang sudah pasti tersingkir. Belanda yang saat ini meraih empat poin bisa lolos dengan lima poin di posisi pertama klasemen jika pertandingan Jepang vs Swedia berakhir imbang, atau di posisi kedua jika salah satu dari kedua negara tersebut meraih kemenangan.

Inggris juga mengalami situasi tersebut ketika menghadapi Panama yang sudah pasti tersingkir. Inggris bisa lolos dengan lima poin di posisi pertama jika pertandingan Ghana vs Kroasia berakhir imbang, atau di posisi kedua jika salah satu dari kedua negara tersebut meraih kemenangan.

Sementara itu, dua negara lain yaitu Australia dan Austria memiliki poin yang sama dengan lawan mereka di pertandingan terakhir. Meski hasil imbang membuat mereka sama-sama meraih poin empat, tapi ketiganya unggul secara head-to-head.

Situasi sedikit berbeda dialami Korea Selatan, Brasil, Pantai Gading, Jepang, Mesir, Spanyol, dan Gana. Meski butuh hasil imbang, keenam negara tersebut melawan negara-negara yang butuh kemenangan untuk lolos ke babak 32 besar.

Maroko, Uruguay, dan Iran juga bisa lolos dengan hasil imbang. Hanya saja posisi mereka rentan karena mereka bisa berada di posisi ketiga klasemen akhir jika hasil pertandingan lain tidak menguntungkan ketiganya.

Klasemen Sementara Piala Dunia 2026 Lengkap: Top Skor dan Peluang Lolos 32 Besar

Ilustrasi Piala Dunia. Foto: Pexels

Penentuan Klasemen Grup Piala Dunia

Sebagai informasi, ada beberapa langkah penentuan posisi tim dengan poin sama di klasemen grup Piala Dunia 2026 sebagai berikut.

Head-to-Head antara tim dengan poin sama

Kriteria awal ini hanya berfokus pada hasil pertandingan yang mempertemukan tim-tim yang memiliki poin sama tersebut:
  1. Jumlah poin tertinggi yang diraih dari pertandingan yang mempertemukan tim-tim bersangkutan.
  2. Selisih gol yang lebih baik dari pertandingan yang mempertemukan tim-tim bersangkutan.
  3. Jumlah gol terbanyak yang dicetak dalam pertandingan yang mempertemukan tim-tim bersangkutan.
Apabila setelah menerapkan ketiga kriteria di atas masih ada tim yang berimbang, maka kriteria 1 hingga 3 akan diterapkan kembali khusus untuk sisa tim yang posisinya belum bisa ditentukan yaitu statistik seluruh pertandingan grup dan Peringkat FIFA jika statistik masih menunjukkan hasil sama. Jika seluruh cara memunculkan hasil yang sama, peringkat akan ditentukan berdasarkan edisi rilis sebelumnya secara berurutan hingga ditemukan pemenangnya.

(Muhamad Marup)