Ilustrasi DTSEN. Foto: dinsos.cirebonkota.go.id
Mengenal Desil DTSEN: Kunci Penentu Penerima Bansos di Indonesia
Husen Miftahudin • 11 February 2026 11:15
Jakarta: Masih banyak masyarakat yang belum memahami pentingnya desil dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) Kementerian Sosial (Kemensos), padahal informasi ini menjadi acuan utama dalam menentukan kelayakan para penerima.
Dalam menjaga transparansi bansos, kini masyarakat dapat mengecek status desil secara mandiri melalui situs resmi atau aplikasi milik Kemensos.
Apa itu desil?
Melansir dari Fahum Umsu, desil merupakan sistem klasifikasi masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan yang dibagi ke dalam 10 kelompok, mulai dari desil 1 sebagai kategori paling rendah hingga desil 10 sebagai kategori paling tinggi.
Pengelompokan ini dilakukan berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi rumah tangga, seperti tingkat pendapatan, kepemilikan aset, serta kondisi tempat tinggal. Seluruh data tersebut tercatat dan terhimpun dalam basis data Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSEN) yang dikelola oleh Kementerian Sosial.
Informasi desil dari DTSEN kemudian digunakan sebagai acuan utama dalam menentukan kelayakan penerima berbagai program bantuan sosial (bansos). Melalui sistem ini, pemerintah dapat memetakan tingkat kebutuhan masyarakat secara lebih akurat, sehingga penyaluran bantuan diharapkan menjadi lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi ekonomi masing-masing keluarga.
Kategori desil dalam DTSEN
Desil dikelompokkan dalam 10 kategori berbeda berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, di antaranya sebagai berikut:
- Desil 1 (Sangat Miskin): Kelompok keluarga dengan kondisi kemiskinan ekstrem dan menjadi prioritas utama penerima berbagai bansos pemerintah.
- Desil 2 (Miskin): Keluarga yang masih berada dalam kategori miskin, namun sedikit lebih baik dibanding desil 1, dan tetap menjadi sasaran utama program bantuan pemerintah.
- Desil 3 (Hampir Miskin): Kelompok yang kondisi ekonominya mulai membaik, tetapi masih rentan mengalami kesulitan keuangan, sehingga masih berpeluang menerima bantuan tertentu secara selektif.
- Desil 4 (Rentan Miskin): Kelompok yang memiliki kondisi ekonomi cukup, namun rawan terdampak krisis finansial, sehingga bantuan yang diberikan biasanya terbatas dan bersifat situasional.
- Desil 5 (Menengah Bawah): Termasuk kelompok ekonomi menengah ke bawah yang relatif stabil, dengan peluang menerima bantuan yang lebih terbatas dan bersifat khusus.
- Desil 6–10 (Menengah hingga Sejahtera): Kelompok dengan kondisi ekonomi cukup hingga sejahtera dan umumnya tidak menjadi prioritas bansos rutin, namun masih bisa mengakses program pemberdayaan tertentu bila memenuhi syarat.
| Baca juga: Cara Cek Desil Bansos 2026 Secara Online: Lewat Aplikasi dan Laman Resmi |

(Ilustrasi. Foto: dok MI)
Peran desil terhadap penyaluran bansos
Dalam penyaluran bansos pemerintah, desil memegang peran vital dalam menentukan kelayakan penerima sekaligus jenis bantuan yang akan diterima masyarakat. Berikut sejumlah peran desil terhadap bansos:
- Menentukan kelayakan penerima bansos: Desil digunakan untuk menilai apakah seseorang atau keluarga memenuhi syarat sebagai penerima bantuan sosial.
- Mempengaruhi jenis bantuan yang diterima: Setiap program bansos memiliki batasan desil yang berbeda, misalnya hanya untuk desil 1–2 atau hingga desil 4.
- Menjadi dasar pemutakhiran data: Perubahan kondisi ekonomi keluarga dapat memengaruhi posisi desil melalui proses pembaruan data agar tetap sesuai dengan keadaan terkini.
Tahapan cek desil secara online
Untuk dapat mengetahui kategori desil masyarakat, terdapat dua metode mengeceknya secara online, sebagai berikut:
1. Melalui website Kemensos
- Kunjungi website resmi Kemensos melalui https://cekbansos.kemensos.go.id/.
- Lengkapi data domisili sesuai KTP.
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
- Ketik kode verifikasi yang muncul di layar.
- Klik tombol “Cari Data”. Sistem akan menampilkan informasi seputar desil, mulai dari kategori desil, jenis bansos yang diterima, hingga status pencairan.
2. Melalui aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Google Play Store atau App Store.
- Login atau daftar apabila belum memiliki akun.
- Klik menu “Cek Bansos”.
- Lengkapi data domisili dan nama lengkap sesuai KTP.
- Ketik kode captcha yang muncul di layar.
- Klik tombol “Cari Data”. Sistem akan menampilkan informasi seputar desil, mulai dari kategori desil, jenis bansos yang diterima, hingga status pencairan.
Pemahaman mengenai desil DTSEN sangat penting agar bantuan sosial dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Melalui data yang akurat dan terintegrasi, penyaluran bansos diharapkan dapat berlangsung lebih tepat sasaran, adil, dan transparan. (Alfiah Ziha Rahmatul Laili)
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com