Presiden Prabowo Subianto. Foto: Youtube Setpres.
Serius Menangani Bencana Sumatra, Presiden: Kita Habis-habisan Membantu
Anggi Tondi Martaon • 1 January 2026 15:51
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah serius menangani bencana di Sumatra. Hal itu disampaikan Kepala Negara saat meninjau pembangunan hunian untuk korban bencana di Aceh Tamiang, Aceh.
Prabowo mengatakan bahwa pemerintah tidak pernah meremehkan dampak bencana tersebut. Hal itu terlihat dari keterlibatan langsung banyak anggota Kabinet Merah Putih dalam penanganan di lapangan.
"Tidak berarti kita tidak memandang ini sebagai hal yang sangat serius. Nyatanya, dari seluruh kabinet, hari ini ada berapa menteri di sini ya kan," kata Prabowo dikutip dari Antara, Kamis, 1 Januari 2025.
RI 1 menyampaikan, sedikitnya terdapat 10 menteri yang berada di Aceh turut serta menangani dampak bencana. Mereka tersebar di sejumlah wilayah terdampak bencana di Negeri Serambi Mekah tersebut.
"Dua sedang di Aceh Utara, 10 menteri sedang di Aceh sekarang, ada berapa menteri lagi yang sedang di tempat lain," ungkap Prabowo.
"Kita memandang sangat serius dan kita akan habis-habisan untuk membantu ya. Kita sudah siapkan anggaran cukup besar untuk mengatasi ini," ujar Prabowo.
Sementara itu, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membeberkan jumlah menteri di Kabinet Merah Putih yang menghadiri peninjauan Rumah Hunian Danantara. Setelah itu, Presiden bersama pihak terkait rapat koordinasi (rakor) penanganan bencana di Aceh.

Presiden Prabowo Subianto memimpin rakor penanganan bencana di Aceh. Foto: Youtube Setpres.
Rincian pejabat negara yang hadir yaitu 10 menteri dan anggota Kabinet Merah Putih. Lalu, ada 15 direktur utama (Dirut) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terlibat dalam penanganan bencana di Aceh.
Sebelumnya, Presiden Prabowo meninjau struktur dan fasilitas hunian yang dibangun BPI Danantara bernama Rumah Hunian Danantara, di Kebun Tj Seumantoh, Karang Baru, Aceh Tamiang, Aceh, Kamis. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi bangunan serta kelengkapan fasilitas yang disiapkan bagi warga terdampak.
Sebelumnya melakukan peninjauan, Prabowo sempat menyalami dan berinteraksi dengan masyarakat yang telah menanti kedatangannya. Usai menyapa warga, Prabowo yang tiba bersama Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, lalu meninjau hunian yang pembangunannya dimulai pada 24 Desember 2025 itu.